
Jakarta, CNN Indonesia –
General Manager PSSI Erick Thohir mengatakan olahraga, salah satunya sepak bola, mampu mendongkrak brand nasional Indonesia di mata dunia.
Hal itu diungkapkannya usai menerima penghargaan dari Persatuan Humas Indonesia (Perhumas) yang turut membantu mengangkat taraf sepak bola Indonesia, dalam World Public Relations Forum 2024 (WPRF) di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (21/1). 11 )) sore.
Erick Thohir mengatakan, sebagai Presiden PSSI, ia juga pernah menyelenggarakan Piala Dunia U-17 di Indonesia dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), organisasi yang pernah ia kelola dan kini dipimpin oleh Budi Djiwandono, berhasil menyelenggarakan Piala Dunia U-17 di Indonesia. kontes. Piala Bola Basket Dunia.
“Kedepan kejuaraan sepak bola dunia di Indonesia, pokoknya ini juga akan membawa kejayaan negara kita. Kadang kita malu banget, dan kemarin Pak (Presiden) Prabowo setelah jadi presiden melakukan street show yang luar biasa ke China,” Amerika. , Brazil, Peru, sekarang Inggris, saya dengar (Presiden Prabowo) ke Abu Dhabi, ya, dia masih mempromosikan hal-hal baik tentang Indonesia,” kata Erick.
“Jadi, pembeda secara nasional juga, bahkan menurut saya dia salah satu manajer yang punya ciri internasional, karena dia bisa banyak bahasa, bisa Perancis, bisa Jerman, bisa Inggris. Jadi ini sejalan, Saya kira dengan visi bapak/ibu, kalau memang kita juga bisa mulai mengakui kebaikan Indonesia di seluruh dunia,” tambah Erick.
Menurutnya, hal buruk yang diperlihatkan tidak boleh hanya karena ia menilai banyak negara yang tidak menyukai perkembangan yang terjadi di Indonesia.
“Jangan cuma jelek, karena lagi-lagi di dunia masih banyak yang tidak suka dengan perkembangan kita sebagai negara. Makanya banyak publisitas buruk di dunia (untuk) Indonesia. berani bersuara, kalau tidak kebohongan yang kita sampaikan akhirnya menjadi kebenaran,” kata Erick.
Ia juga mengatakan, sebagai negara kita harus terus membangun jati diri bangsa. Karena negara Indonesia yang luar biasa besar mempunyai nilai-nilai yang luar biasa seperti budaya, sejarah, ekonomi, keindahan alam.
“Tetapi kadang-kadang sebagai sebuah negara kita sangat rendah hati, sangat low profile. Padahal, untuk memajukan suatu negara, kita memerlukan sesuatu yang disebut publisitas yang baik. Pendaftaran nasional harus menjadi hal yang kita dorong,” ujarnya.
Erick mengatakan, sepak bola Indonesia saat ini sudah keluar dari hibernasi panjang dan fokus.
“Salah satunya datang dengan membawa apa? Ya saya kira dengan bangkitnya timnas kita yang selalu ngomong di luar, ini raksasa tidur lagi, nah kita bangun. Dan alhamdulillah, menurut saya liputan sepak bola Indonesia juga bagus. kemarin di New York Times, di Euronews,” kata Erick.
“Sekarang di Asia banyak yang menulis, negara tetangga Malaysia juga menulis, Thailand juga menulis. Nah, ini bagus (humas) untuk negara kita. Jadi tadi saya bilang, sudah saatnya kita meletakkan peta dunia Indonesia (dan ) Ini yang terjadi di sepak bola. Dan mudah-mudahan kalau kita terus berprestasi, timnas bisa mengukir sejarah, tambah Erick.
Selain itu, timnas Indonesia kini sudah bisa mengukir sejarah, yakni dari tiga kelompok umur mampu menembus kompetisi internasional. Tiga timnas yang berlaga di Piala Asia adalah timnas U-17 (U-17), U-20, U-23, dan senior.
“Untuk U-17 kita masuk Piala Asia, U-20 masuk Piala Asia, U-23 masuk Piala Asia, senior masuk, ini belum pernah terjadi sebelumnya, ini sejarah dan semua orang bisa. melakukannya, pantas untuk Piala Dunia U-23 mungkin tidak akan lama lagi karena kemarin kalah di Olimpiade, kata Erick.
(kdf/rhr)