
Jakarta, CNN Indonesia —
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) meminta pemerintah segera mewajibkan sertifikasi bagi seluruh penyelenggara acara di industri tersebut.
Wakil Direktur Organisasi Kadin, Ria Yosenita menilai aturan pengukuhan itu penting usai konser Dua Lipa di Indonesia Arena tiba-tiba berakhir.
Riya pun membeberkan alasan pembatalan konser yang baru diumumkan ke publik 24 jam sebelum jadwal pertunjukan. Menurut dia, alasan pembatalan tersebut karena keamanan pangkalan tersebut dapat membuat masyarakat internasional meragukan kemampuan Indonesia dalam mengatur operasi tersebut.
“Pembatalan konser Dua Lipa karena alasan keamanan panggung dapat menimbulkan kesan buruk bagi Indonesia di mata dunia. 9/11).
Untuk itu, kata Riya, pihaknya meminta pemerintah menerapkan aturan dan kebijakan yang tegas terkait sertifikasi usaha bagi pemilik usaha.
Ia meyakini dengan adanya aturan atau hak sertifikasi juga merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mendorong industri penyelenggaraan event agar dapat berperan lebih baik dalam perekonomian nasional.
“Oleh karena itu, sertifikasi profesi tidak bisa lagi ditangguhkan bagi seluruh pelaku industri event.
Riya mengatakan, penyelenggaraan konser internasional seperti Dua Lipa dapat memberikan dampak positif bagi dunia usaha khususnya UMKM, pariwisata, dan perekonomian.
Jadi, kata dia, konser yang berakhir lebih awal merupakan suatu kerugian besar.
“Mengadakan konser berdampak pada peningkatan perekonomian dan penciptaan lapangan kerja, khususnya di sektor pariwisata dan perekonomian,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, penyanyi Dua Lipa membatalkan konsernya di Jakarta, Indonesia pada Sabtu (9/10). Pembatalan tersebut diumumkan oleh PK Entertainment bersama TEM Presents sebagai medianya pada Jumat (8/11) malam atau 24 jam sebelum konser.
Dalam keterangan tertulisnya, pihak promotor mengatakan sangat sulit untuk membatalkan konser Dua Lipa Radical Optimism Tour di Jakarta karena alasan keamanan. (tfq/asr)