
Jakarta CNN Indonesia —
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mengumumkan rekayasa pengoperasian KAJJ dari Stasiun Gambir pada Senin (2/12).
Langkah ini dirancang untuk mengantisipasi potensi penundaan. Hal ini disebabkan adanya pengalihan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan menuju kawasan Monas. Di sinilah lokasi Reuni Akbar Mujahid 212.
Terdapat 10 kereta yang berangkat dari Stasiun Gambir dan akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk mengakomodasi tata cara naik dan turun penumpang.
Dalam keadaan normal Kereta jarak jauh ini tidak akan berhenti di Stasiun Jatinegara.
Berikut daftar KA keberangkatan Gambir yang berhenti di Stasiun Jatinegara:
1. KA 18A Argo Semeru – berangkat pukul 06.20 WIB.
2. KA 7048A Papandayan – berangkat pukul 06.30 WIB.
3. KA 14 Muria – berangkat pukul 07.00 WIB.
4. KA 2 Anggrek Argo Bromo – berangkat pukul 08.20 WIB
5. KA 26 Argo Cheribon – berangkat pukul 08.30 WIB
6. KA 68 Takka – berangkat pukul 09.20 WIB
7. KA 7028A Pangandaran – berangkat pukul 09.30 WIB.
8. KA 62A Sembrani – berangkat pukul 09.50 WIB.
9. KA 22A Argo Cheribon – berangkat pukul 10.10 WIB.
10. KA 80F Manahan – berangkat pukul 10.30 WIB.
Ixfan Hendriwintoko Kepala Humas Daop 1 Jakarta membenarkan, Stasiun Gambir hanya melayani penumpang KAJJ, bukan KA lokal atau penumpang.
“Stasiun Gambir hanya melayani penumpang KAJJ sehingga tidak melayani penumpang KA lokal maupun penumpang yang naik dan turun,” kata Igfan, Minggu (1/12).
PT KAI berharap rekayasa ini bisa menjadi alternatif pemberangkatan. Sehingga pelanggan dapat mencapai tujuan tepat waktu. Selain itu, penumpang juga diminta menyesuaikan jadwal perjalanan agar tidak ketinggalan kereta.
(la/pa)