
Jakarta, CNN Indonesia —
Wisatawan kini bisa melihat menara yang dibangun untuk Raja Henry I di Kastil Corfe, Dorset, Inggris. Menara ini kini dibuka setelah dihancurkan ratusan tahun lalu saat Perang Saudara Inggris.
Kastil ini awalnya dibangun untuk William I Sang Penakluk, raja Norman pertama Inggris pada abad ke-11. Menara asli atau Raja dibangun di sana sekitar tahun 1107 untuk Henry I, putranya.
Bertengger di atas bukit setinggi 180 kaki (55 m), kastil ini dibangun dari batu kapur Purbeck putih dan tingginya 75 kaki (23 m), sehingga dapat dilihat dari jauh.
Sayangnya, kastil tersebut dihancurkan dalam perang saudara tahun 1646 oleh pasukan parlemen. Artinya kastil dan menara tersebut “bangun” kembali setelah 378 tahun tertidur.
Sementara itu, menara ini dibangun sebagai tempat tinggal mewah Henry I, dengan tambahan ‘lemari pakaian’, bekas kamar mandi pribadi, dan balkon tempat raja dan keluarga kerajaan biasa muncul di hadapan rakyatnya. Satu di Istana Buckingham
National Trust, badan amal dan keanggotaan yang bertugas melindungi warisan Kerajaan Inggris, telah menciptakan platform pengamatan khusus sebagai bagian dari proyek konservasi senilai €2 juta (Rs 33 miliar) selama tiga tahun.
Mulai tanggal 2 Desember, pengunjung dapat melihat dari dekat balkon ‘pintu pengamatan’ dan melihat pedesaan Purbeck dari sudut pandang kerajaan.
Perbaikan kastil dimulai pada tahun 2023, dengan spesialis bekerja dengan tali dan perancah untuk melestarikan bangunan batu. Bangunan ini dibuat dengan menggunakan teknik dan bahan yang serupa dengan yang digunakan pada konstruksi aslinya.
“Henry Saya ingin Kastil Corfe menjadi salah satu istana kerajaan termegah dan melengkapinya dengan dekorasi modern dan fasilitas penuh gaya,” kata James Gould, direktur operasi di Kastil Corfe, menurut Independent.
Menurut Gould, kediaman kerajaan unik bergaya penthouse di puncak menara ini benar-benar canggih pada masanya.
Dia menambahkan: “Ada banyak sejarah untuk dijelajahi di Corfu melalui sudut pandang raja-raja yang terkenal dan tidak dikenal dan pengunjung akan memiliki kesempatan unik untuk mengalaminya dari perspektif unik ini.”
Platform tersebut, yang dibuat oleh National Trust, dibangun secara mandiri tanpa mempengaruhi kastil dan diperkirakan akan bertahan selama satu tahun atau hingga pekerjaan restorasi kastil selesai.
Gould berterima kasih kepada Historic England karena mengizinkan platform tersebut didirikan untuk membantu mengumpulkan dana dan mengamankan masa depan kastil.
“Platform ini adalah sesuatu yang belum pernah kami bangun di sini sebelumnya dan mungkin tidak akan pernah dibangun lagi. Jadi, kami berharap sebanyak mungkin orang akan memanfaatkan kesempatan ini untuk berkunjung dan merasakan jendela dunia Kings, tutup Gould. . (aur/ashar)