
Jakarta, CNN Indonesia –
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosanne Roeslani mendesak Apple untuk meningkatkan nilai investasinya di Indonesia menjadi $1 miliar atau 15,9 triliun rupiah (kurs 15.960 rupiah per satu dolar AS).
Petisi ini diajukan pada Selasa (12 April) di Gedung DPR RI.
“Saya meminta mereka untuk menginvestasikan $1 miliar pada tahap pertama dan saya meminta mereka melakukannya secara tertulis. Mudah-mudahan saya bisa mendapatkan persetujuan itu dalam waktu seminggu,” kata Roseanne.
Menurut Rosen, ia meminta nilai tersebut agar investasi Apple adil. Ia mengatakan, Indonesia selama ini menjadi pasar besar bagi produk Apple.
Namun investasi mereka di Indonesia lebih sedikit dibandingkan negara lain seperti Vietnam.
“Kami ingin Apple memindahkan sebagian rantai pasokan globalnya ke Indonesia. Kalau itu terjadi biasanya ada efek domino yang mendorong pemasok lain berinvestasi di sini,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap investasi ini dapat menciptakan lapangan kerja di Indonesia.
“Karena kita ingin melihat mereka lagi, jadi kita lihat seberapa adilnya mereka. Ya, di sini kita bisa menerapkan prinsip untung, ya, investasi di sini, ciptakan lapangan kerja di sini,- kata Rosa.
Apple masih berinvestasi di Indonesia. Sebelumnya, mereka baru mengajukan proposal investasi sebesar US$10 juta untuk membangun pabrik suku cadang dan aksesoris di Bandung.
Kemudian mereka menaikkan tawaran menjadi $100 juta. Pemerintah Indonesia mendapat tawaran besar untuk menjual iPhone 16 di Indonesia.
Namun Kementerian Perindustrian menolak tawaran investasi awal Apple sebesar $100 juta atau Rp 1,58 triliun. Menteri Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan nilai tersebut tidak memenuhi prinsip keadilan yang ditetapkan pemerintah.
“US$100 juta berdasarkan penilaian teknokratis tidak memenuhi prinsip keadilan,” tegas Agus, Senin (25 November).
Agus menjelaskan, ada empat kriteria ekuitas yang harus dipenuhi Apple, yaitu: 1. Nilai investasinya setara dengan nilai negara pembanding seperti Vietnam.2. Besaran investasinya sebanding dengan perusahaan teknologi lain seperti Samsung (Rs 8 triliun) dan Xiaomi (Rs 5 triliun).3. memberikan kontribusi terhadap penciptaan nilai tambah dan pendapatan negara4. Berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja rumah tangga.
Agus juga menginstruksikan Direktur Jenderal Logam, Mesin, Alat Angkut dan Elektronika (ILMATE) menghubungi Apple guna mempertimbangkan kembali tawaran tersebut.
Jadi tinggalkan ruangan ini, nanti general manager akan segera mengirimkan email ke Apple di Amerika agar mereka segera mengirimkan tim perundingnya ke Indonesia untuk bertemu dengan kami, kata Agus.
(panas/aktif)