
Jakarta, CNN Indonesia —
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengklaim Apple bersedia berinvestasi US$ 1 miliar atau Rp 15,8 triliun (asumsi kurs Rp 15.868) di Indonesia.
Selama beberapa pekan terakhir, produk terbaru Apple, iPhone 16 Series, mengalami nasib yang tidak jelas akibat kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang belum terpenuhi.
Persoalan TKDN ini menyebabkan sulitnya negosiasi antara pemerintah dan Apple yang kini mencapai Rp 15,8 triliun.
Mengomentari tindakan pemerintah terhadap Apple, salah satunya dari Pengamat Telekomunikasi, Moch S Hendrowijono. Ia mengapresiasi langkah tersebut, karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Saya merasa sangat terkejut, ketika pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan melawan Apple, hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, kata Hendro dalam Cellular Business Forum di Jakarta, Kamis (5/12).
Hendro membandingkan penggunaan produk gadget di Indonesia dengan negara tetangga. Tahun lalu, kata Hendro, Indonesia mengimpor produk HKT (ponsel, komputer, tablet) sebanyak 2,17 juta unit, sedangkan Vietnam hanya 1,3 juta unit, Singapura kurang dari 1 juta unit, dan Malaysia sekitar 1,2 juta unit.
“Populasi kita 278 juta. Di Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, populasi terkecilnya kurang dari 20 juta. Apple tidak melihat potensi kita semua. Apple memberi kita cukup,” kata Hendro.
Hendro menilai Apple tidak menganggap Indonesia sebagai pasar yang penting, padahal Indonesia memiliki potensi besar yang bisa menguntungkan Apple.
Menurutnya, Indonesia memiliki banyak teknisi dan produsen yang mampu membuat peralatan dan perlengkapan Apple.
“Kami punya banyak teknisi mumpuni. Kami punya tujuh pabrikan yang bisa membuat peralatan dan komponen Apple di beberapa bidang. Ini sesuatu yang belum pernah dilihat Apple dan kini sedang diusulkan oleh pemerintah kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyarankan Apple berangkat ke Indonesia untuk melihat potensi yang bisa bermanfaat.
Jadi coba diskusi antara Apple, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Bea Cukai, jangan berantem, nggak apa-apa. Ajak orang-orang Apple ke toko, ke dealer, ke pabrik. Kita punya potensi, kita harus paham. dan menguntungkan kedua belah pihak,” kata Hendro.
(lum/mikrofon)