
Jakarta, CNN Indonesia —
Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan kenaikan gaji bagi guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru veteran non-ASN.
Prabovo mengatakan, gaji guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) akan berlipat ganda dari gaji pokoknya. Sementara itu, tunjangan profesi guru non-ASN akan ditingkatkan menjadi Rp2 juta.
“Kami menambah anggaran kesejahteraan bagi guru berstatus PNS dan PPPK serta guru non-ASN. Guru ASN akan mendapat tambahan tunjangan sebesar 1x gaji pokoknya. ASN guru non-ASN akan mendapat peningkatan tunjangan profesi menjadi Rp 2 juta per bulan, kata Prabu.
Usai itu, ucapan Prabovo disambut tepuk tangan meriah para guru.
“Sudah sebulan kita berkuasa, tapi kita umumkan kita bisa meningkatkan kesejahteraan guru,” kata Prabovo.
Makanya saya mohon tepuk tangan yang paling meriah untuk Menteri Keuangan, kata Prabowo lagi.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti mengumumkan gaji guru yang berstatus ASN akan sebesar dua kali gaji pokok.
Sementara itu, gaji guru non-ASN yang memperoleh sertifikasi guru akan meningkat menjadi Rp 2 juta.
Mu’ti menjelaskan, tambahan gaji sebesar Rp2 juta untuk guru non-ASN berasal dari program sertifikasi guru. Oleh karena itu, gaji tambahan ini berada di atas dan di luar gaji yang ditawarkan oleh sekolah tempat Anda mengajar.
“Dalam acara tersebut diumumkan kesejahteraan guru non-ASN akan ditingkatkan sebesar Rp 2 juta dan gaji guru ASN akan ditingkatkan sebesar gaji pokok yang sudah mereka miliki. Hari puncak perayaan Hari Guru,’ kata Mu’ti di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (25/11). (rzr/wis)