
Jakarta, CNN Indonesia –
Kemunculan Jay-Z terjadi sehari setelah dia meminta hakim untuk membatalkan gugatan pemerkosaan terhadapnya dan mengungkapkan identitas penuduhnya. Dia menghadiri pemutaran perdana Mufasa: The Lion King bersama putrinya Blue Ivy.
Ia juga berada di Los Angeles bersama istrinya Beyonce pada Senin (9/12) waktu AS. Beyoncé dan Blue Ivy mengisi suara karakter dalam film tersebut, yakni Nala dan Kiara.
Orang-orang melaporkan bahwa keluarga itu berfoto bersama di karpet merah. Ibu Beyoncé, Tina Knowles, juga hadir, berpose bersama menantu laki-lakinya, Jay-Z.
Sutradara Barry Jenkins juga hadir di karpet merah bersama banyak pengisi suara lainnya seperti Aaron Pierre, Seth Rogen dan Billy Eichner.
Beyoncé juga memposting momen tersebut di Instagram dengan judul, “putri cantik”.
“Ini malammu. Anda bekerja keras dan melakukan pekerjaan luar biasa sebagai pengisi suara Kiara. Keluarga Anda sangat bangga. Bersinarlah,” tulisnya.
Jay-Z muncul di karpet merah bersama keluarganya sekitar sehari setelah dia mengajukan agar kasusnya dibatalkan.
Jay-Z sebelumnya digugat karena pemerkosaan 24 tahun lalu. Dia dan istrinya disebutkan dalam skandal besar yang melibatkan rapper dan produser musik Sean “P Diddy” Combs.
Kemudian pada tahun 2024, dalam gugatan yang diajukan pada bulan Oktober, dia digugat oleh Jane Doe yang tidak disebutkan namanya, yang mengklaim bahwa dia menjadi korban duo rap dan pemilik label rekaman.
Pada hari Minggu (12/08), rapper bernama lengkap Shawn Corey Carter ini membantah keras tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah “upaya pemerasan” yang dilakukan oleh pengacara Tony Busby, yang bersembunyi di balik gugatan anonim melalui labelnya X/Twitter. Bangsa Batu.
“Dia menghitung bahwa karena sifat tuduhan ini dan pengawasan publik, saya ingin mengatasinya,” katanya.
“Tidak Pak, justru sebaliknya! Ini membuat saya SANGAT terbuka untuk mengungkap penipuan yang Anda lakukan. Jadi tidak, saya tidak akan memberi Anda UANG!!!” tulis Jay-Z.
“Tuduhan ini sangat menjijikkan, mohon ajukan tuntutan pidana, bukan perdata!!! Siapa pun yang melakukan kejahatan terhadap anak di bawah umur harus dipenjara, setujukah Anda? Para tersangka korban akan mendapatkan keadilan nyata, jika mereka melakukannya,” lanjut tweet tersebut. .
Jay-Z juga menulis tentang keluarganya, yang sangat jarang terjadi.
“Satu-satunya kesedihanku adalah keluargaku,” tulisnya. “Saya dan istri saya harus mendudukkan anak-anak kami, salah satunya berada pada usia di mana teman-temannya pasti akan melihat berita dan mempertanyakan kebenaran klaim ini serta menjelaskan kekejaman dan keserakahan masyarakat. (bulan/bulan)