
Jakarta, CNN Indonesia —
Sedekah dan Infaq merupakan bentuk pembelanjaan kepada orang-orang yang membutuhkan. Kedua amalan Sunnah ini dianjurkan bagi umat Islam.
Lalu apa perbedaan sedekah dan infaq dalam Islam? Terdapat perbedaan konsep dan makna antara keduanya yang perlu dipahami umat Islam.
Dikutip dari Badan Amal Zakat Nasional (Baznas), sedekah dalam Islam adalah suatu bentuk sedekah yang bertujuan untuk memberikan kemaslahatan atau pertolongan kepada pihak yang membutuhkan, baik berupa harta, tenaga atau ilmu.
Sedangkan Infaq artinya pemberian harta atau barang kepada Allah SWT sebagai bagian dari kegiatan ibadah.
Untuk lebih jelasnya lihat dibawah ini perbedaan Bhiksha dan Infaq yang dikumpulkan dari berbagai sumber.1. Arti/Definisi
Sedekah berasal dari bahasa Arab shodaqoh yang berarti perbuatan memberikan sesuatu secara sukarela dengan maksud mencari ridho Allah.
Sedangkan kata Arab Infaq berasal dari kata Infaq yang berarti mengeluarkan sebagian hartanya untuk kepentingan Islam.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sedekah mempunyai arti memberikan sesuatu kepada fakir miskin atau orang yang berhak, di samping kewajiban Zakat dan Zakat Fitrah, sesuai dengan kemampuan si pemberi.
Sedangkan menurut KBBI, pemberian (hibah) harta infak dan lain-lain (selain wajib zakat) tetap ada.
Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Republik Indonesia, sedekah dan infak juga mempunyai pengertian yang berbeda.
Undang-undang tersebut mendefinisikan sedekah sebagai harta benda atau bukan harta benda yang diberikan oleh perorangan atau badan usaha untuk kepentingan umum, selain zakat.
Sedangkan Infaq merupakan harta yang dikeluarkan oleh perorangan atau badan usaha untuk kepentingan umum selain zakat.
2. Bulat
Sedekah lebih menitikberatkan pada membantu pihak yang membutuhkan seperti fakir miskin, anak yatim dan janda.
Sedangkan sumbangan lebih banyak untuk pembangunan dan pengembangan umat Islam, seperti membantu pembangunan masjid, sekolah Islam, rumah sakit Islam, dan proyek-proyek lain yang melayani kepentingan umat Islam.
Jika sedekah dilakukan dengan niat mendapatkan pahala dari Allah, maka itu menjadi sedekah. Namun jika infak tersebut tidak dilakukan dengan tujuan memperoleh pahala, maka tidak disebut sedekah sebagaimana dikutip pada halaman 3 NU Online. Suatu bentuk amal
Sedekah dapat berupa pertolongan berupa harta, tenaga atau ilmu, sebagaimana hadis Nabi bersabda: “Segala kebaikan adalah sedekah.” (HR Bukhari).
Sedekah juga dapat berupa tindakan kebaikan kepada orang lain tanpa mengeluarkan biaya apa pun, seperti senyuman, salam, dan dukungan moril.
Sedangkan sifat amal Infac adalah pengalihan harta atau barang yang dimiliki.
4. Kegunaan dan Manfaat
Harta yang dihibahkan digunakan untuk meringankan penderitaan dan beban penerima sedekah. Termasuk mendonasikan ilmu atau tenaganya.
Manfaat sedekah adalah membantu mengurangi beban dan penderitaan orang yang membutuhkan serta membantu memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, dan papan.
Sementara itu, harta sumbangan untuk kepentingan umat Islam banyak digunakan. Dengan adanya donasi ini, mereka berharap dapat mendukung penginjilan serta kegiatan ekonomi dan sosial di masyarakat.
Inilah perbedaan Sedekah dan Infaq dalam Islam. Sederhananya, sedekah dalam Islam adalah suatu bentuk sedekah yang bertujuan untuk memberi manfaat atau membantu orang yang membutuhkan, baik itu dalam bentuk harta, tenaga, atau ilmu.
Sedangkan Infaq artinya pemberian harta atau barang kepada Allah SWT sebagai bagian dari kegiatan ibadah. (domba/domba)