
Jakarta, CNN Indonesia –
Produsen mobil Malaysia Proton resmi meluncurkan SUV listrik e.MAS 7 di Malaysia International Trade Centre Kuala Lumpur pada Senin (16/12).
E.MAS 7 adalah mobil listrik pertama yang diproduksi di dalam negeri Malaysia, yang menunjukkan mobilitas berkelanjutan di negara tetangga.
CEO Proton Dr. Dikutip dari pernyataan resmi Li Chunrong.
E.MAS 7 merupakan SUV listrik yang dibangun di atas platform Global Model Architecture (GMA) dan didukung sistem tenaga listrik cerdas 12 banding 1.
Kendaraan ini memperkenalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) baru, Baterai Aegis Short Blade, yang menggabungkan struktur baterai Cell-to-Body (CTB).
1 Sistem penggerak listriknya memiliki 12 torsi 160 kW dan mendukung e.MAS 7 dari 0 hingga 100 km/jam dalam 6,9 detik. Pada saat yang sama, jarak pengereman dari 100km hingga berhenti adalah 35m.
E.MAS 7 tersedia dalam dua versi: Prime dan Premium. Versi Prime memiliki baterai 49,52kWh untuk jangkauan 345km, sedangkan Premium menawarkan baterai 60,22kWh untuk jarak 410km.
Kedua versi mendukung pengisian cepat DC, mengisi daya dari 30% hingga 80% dalam 20 menit.
SUV elektrik C-Class ini dilengkapi dengan L2-ADAS (Advanced Driver Assistance System Level 2) dan kamera pandangan 360 derajat serta telah meraih rating bintang 5 ASEAN NCAP.
Selain itu, E.MAS 7 dilengkapi dengan sistem WANOS dengan suara surround 16 speaker serta resolusi 2,5K, layar sentuh 15,4 inci, dan peta pengisian daya dengan lebih dari 1.700 titik pengisian daya.
Harga untuk 3000 pelanggan pertama (tanpa asuransi) e.MAS 7 Prime: RM 105,800 (OTR Semenanjung Malaysia) MAS 7 Premium: RM 122,800 (OTR Malaysia Timur)
Harga reguler. MAS 7 Prime: RM 109,800 (OTR Semenanjung Malaysia) (Rac/Fe)