
Jakarta, CNN Indonesia —
Mansyur S, penyanyi dangdut lansia, mengaku pria berusia 76 tahun itu masih memiliki jadwal ngobrol yang padat, seperti saat malam tahun baru.
Ditemui di Studio Trans TV, Rabu (18/12), pelantun Kopi Susu mengatakan, tingginya permintaan masyarakat inilah yang membuatnya tak ingin berhenti dari dunia musik.
“Saya kan jadi barometer masyarakat [sebelum pensiun],” kata Mansyur S. “Saya hanya tahu di Kalimantan, tanggal 1 nanti ada acara, jadi ini barometer kita, artinya kita tidak boleh berangkat. turun lagi,”
“Publik selalu tertarik, itu yang kami syukuri. Terima kasih kepada penggemarku, kalianlah yang membuatku bisa terus berkarya,” sambungnya.
Namun diakui Mansyur S, sejak menginjak usia lanjut, ada kondisi kesehatan yang menghambatnya hingga tak lagi bisa sama seperti dulu.
“Memang dulunya belum pernah dirasakan, tapi sekarang muncul. Kadang muncul, tapi berhenti begitu saja,” kata Mansyur S seperti dilansir detikHot.
“Anak-anak saya selalu ingatkan, jadi hanya itu yang bisa saya lakukan. Pertunjukan sekarang tidak semeriah dulu, yang penting tetap bisa seru,” lanjutnya.
Mansyur S juga masih ingat dengan kecelakaan yang dialaminya beberapa waktu lalu. Musisi yang berkarier sejak 1962 itu nyaris tersengat listrik saat tampil. Mansyur S mengaku hal itu membuatnya semakin bersyukur dan mengingat Tuhan.
“Jadi kalau bapakku nyanyi, biasanya ‘Khana… Khana, kamu gadis Jepara’. Itu yang biasa dinyanyikan ayah saya, setiap bulan di kawasan hiburan ibu kota,” kata Mansyur S.
“Jadi kalau terakhir kali ada tiang di ujungnya. Biasanya bapak saya selalu pegang sambil bersandar. Saya mau pegang, tapi tidak pernah. Biasanya pegang saja kalau mau pegang. Ini, [kali ini] kalau mau, bolak-balik terus,” lanjutnya.
“MC masuk ketemu ayah. Ayah masuk, dia pegang mic, ‘itu penyanyinya…”, dia kesetrum. MC kesetrum karena memegang tiang dia menjelaskan. (titik/akhir)