
Jakarta, CNN Indonesia —
Ketua Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) Yasir al-Mashihal tak puas dengan penampilan pemain timnas Arab Saudi di babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pernyataan itu disampaikan usai Greenhawks kalah 0-2 dari Indonesia di Stadion Gallura Bang Karno, Selasa (19/11).
“Kami belum puas dengan kondisi timnas saat ini, tapi kami harus realistis karena hanya ada satu poin antara kami dan peringkat kedua dan kami masih punya empat pertandingan,” kata Al-Mashil, dilansir Quora.
Al-Mashil mengatakan peluang Arab Saudi lolos ke Piala Dunia 2026 masih terbuka, namun tim perlu segera berbenah untuk mencapai tujuan tersebut.
“Kami masih punya peluang dan perlu memperbarui kepercayaan kami pada staf kepelatihan yang dipimpin Hervé Renard,” ujarnya. Inilah skuad yang membuat kami lolos ke Piala Dunia 2022.
Al-Mashil juga menegaskan SAFF tidak akan mengganggu kontrak pemain. Menurutnya, hal tersebut berkaitan dengan klub dan pemainnya.
“Kami tidak mencampuri kontrak pemain mana pun baik dari luar maupun dalam dengan cara apa pun,” kata Al-Mashil.
Dengan lima pertandingan tersisa, Al-Mashihal menegaskan timnas Arab Saudi harus segera pulih dan meningkatkan performanya jika ingin lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kekalahan Indonesia merupakan pukulan telak bagi Arab Saudi. Pasalnya, ini merupakan kekalahan pertama The Green Falcons melawan Timnas Garuda dalam 43 tahun dominasinya sejak pertemuan pertama pada tahun 1981.
Dua gol Marcelino Fardina ke gawang GBK tak hanya mengakhiri hukuman Indonesia, tapi juga mengancam posisi Arab Saudi di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
(April/Juni)