
Jakarta, CNN Indonesia –
Penjaga gawang Timnas Indonesia Cahya Supriadi menilai kegagalan mereka lolos ke babak semifinal Piala AFF 2024 karena kurang beruntung.
Timnas Indonesia gagal mencapai babak semifinal Piala AFF 2024. Kepastian itu terjadi setelah Indonesia finis di peringkat ketiga klasemen akhir Grup B dengan empat poin dari empat laga yang dimainkan.
Pada laga terakhir grup B yang ditentukan oleh Indonesia, Indonesia kalah 0-1 dari Filipina pada Sabtu (21/12) di Stadion Manahan Solo.
Bjorn Martin Kristensen mencetak satu-satunya gol Filipina pada laga tersebut melalui tendangan penalti pada menit ke-72.
Kristensen berhasil mengecoh kiper Timnas Indonesia, Cahya Supriadi. Kristensen meluncurkan bola ke tengah gawang sementara Cahya bergerak ke kiri.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan berakhir. Usai pertandingan, Cahya Supriadi mengungkapkan kegembiraannya bisa membela timnas Indonesia, meski kali ini tim asuhan Garuda tidak berhasil.
Senang bisa bermain lagi di Indonesia. Kami bermain bagus, tapi kali ini kami kurang beruntung, kata Cahya di Instagram pribadinya.
[Gamba: Instagram]
Pada laga tersebut, Filipina mendapat hadiah tendangan penalti setelah tangan Dony Tri Pamungkas tak sengaja terbentur saat hendak memblok umpan silang lawan.
Indonesia pun harus bermain dengan 10 orang setelah bek merah putih sekaligus kapten Muhammad Ferrari mendapat kartu merah usai menyikut kapten Filipina Amani Aguinaldo dalam situasi lemparan ke dalam.
(kanan/ptr)