
Jakarta, CNN Indonesia —
Penonton mengantri jelang laga Timnas Indonesia kontra Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (15/11). Pasalnya, fans harus langsung scan wajahnya dengan akun Identitas Garuda.
Pantauan fun-eastern.com pada pukul 15.30 WIB, ribuan masyarakat memadati Ring 2 SUGBK. Mereka menunggu tertib wajahnya di-scan dengan akun Garuda ID masing-masing.
Panitia penyelenggara mampu mengatur alur pergerakan manusia dengan baik. Palang logam tersebut dipasang agar penonton tidak berkerumun sebelum melakukan pemindaian wajah dengan Garuda ID.
Akun Garuda ID diperlukan bagi siapa saja yang ingin menyaksikan pertandingan timnas Indonesia secara langsung. Sebelum memasuki tribun, penonton harus menunjukkan tiketnya, kemudian petugas akan menggeledah wajah seluruh pemegang tiket.
Proses pemindaian ID Garuda dilakukan melalui telepon genggam agen tiket. Setelah pemindaian wajah berhasil, penonton bisa masuk ke Ring 1 SUGBK.
Pemindaian wajah dengan Garuda ID cukup lancar dan tidak ada kendala berarti. Dalam beberapa saat, petugas harus berulang kali memindai wajah penonton karena kamera tidak dapat membacanya.
Pasalnya, wajah penonton seringkali tidak tertangkap kamera akibat ‘backlighting’. Karena itu, petugas meminta penonton pindah ke tempat yang lebih layak agar wajahnya bisa terlihat kamera.
Setelah seluruh proses pemindaian selesai, penonton yang memasuki Babak 1 juga dapat memasuki tribun penonton tiga jam sebelum pertandingan. Penonton biasanya baru diperbolehkan masuk ke tribun penonton sekitar dua jam sebelum pertandingan.
Laga Indonesia kontra Jepang memang memprihatinkan. Duel ini menjadi laga penting bagi setiap tim terkait nasibnya di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jadwal Indonesia-Jepang dimulai pukul 19:00 WIB. Ini merupakan laga kelima hari ini babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Saat ini Jepang masih memimpin klasemen dengan 10 poin. Sedangkan Indonesia berada di peringkat kelima dengan tiga poin.
(abs/rhr)