
Solo, CNN Indonesia-
Program Makanan Nutrisi Gratis (MBG) mulai dilakukan sendirian pada hari Senin (1/13) dan mulai menunjuk ke 2.787 siswa di tujuh sekolah di wilayah Jebres.
Pemantauan fun-eastern.com, menu hari pertama berisi nasi, ayam goreng, kacang -kacangan, jeruk dan susu pengemasan. Makanan mulai didistribusikan kepada anak -anak di PurwodiningRatan 34 Purwodin -Regratran Elementary School.
Anak -anak harus mencuci tangan sebelum mereka mendistribusikan makanan. Kemudian makan makanan di nampan stainless steel.
Salah satu siswa, Tika Indi Amelia, mengakui bahwa ia menikmati makanan yang didistribusikan. Dia tidak suka sayuran, tetapi anak laki -laki berusia 11 tahun itu masih makan makanannya.
“Oke, semua orang belajar makan sayuran.”
Siswa lain, Meila Salsabila, berpuasa dari Senin hingga Kamis, jadi dia tidak berpartisipasi dalam distribusi makanan. Dia terus cepat Sunnah, terlepas dari kenyataan bahwa sekolah memberi tahu semua siswa tentang program MBG.
“Aku mabuk,” katanya.
Peluncuran program MBG dihadiri oleh Pasar Solo, Te Gu Pracosa dan Peringkat Fordda. Teguh mengatakan bahwa hari pertama program MBG di daerahnya bekerja tanpa masalah.
Te -Gu berkata, “Ini terorganisir dan sudah sulit. Saya yakin bahwa tempat itu juga memenuhi persyaratan.
Teguh menjelaskan bahwa program MBG Just dilakukan oleh Purwodin -Frat Nutrition Compliance Unit (SPPG). Pemerintah Kota (Pemkot) melindungi program untuk bekerja dengan baik.
“Tugas kami adalah mengawasi tim yang membentuk National Nutrition Agency (BGN).”
Pada tahap pertama implementasi, hanya SPPG tunggal yang dioperasikan di Solo City. Kapasitas produksi SPPG mencapai 3.000 per hari.
“Jarak tidak boleh melebihi jari -jari 2 km dari SPPG. Setiap SPPG tidak boleh melebihi 3.000. Jika lebih banyak waktu melebihi, melebihi waktu dan menghitung penggerebekan,” katanya.
Teguh mengatakan permainannya tidak tahu kapan SPPG kedua akan mulai bekerja sendirian.
“Saat menunggu informasi, kepatuhan dengan SPPG berikutnya,” katanya.
Implementasi program MBG di wilayah khusus Yogyakarta atau DIY juga secara resmi dimulai hari ini.
DIY sebelumnya telah kehilangan awal MBG pada 190 poin di 26 wilayah pada hari Senin (6/1).
Program MBG hari ini dilakukan di puluhan sekolah di Kabupaten Sleman, salah satunya adalah SD Sindadi Timur Mlati.
Kedatangan mobil tunai makanan sekitar pukul 09.30 WIB diterima dengan penuh semangat oleh lusinan siswa yang menunggu di depan kelas.
Siswa berteriak “Pak Pabowo, Pak Pabowo, Pak Pabowo”.
“Apakah Pabowo di sini?” Komandan Kodim 0732/Sleman Inf Mohammad Zainollah, tanya siswa lain dalam kelompok layanan sipil, termasuk Kolonel Letnan Kolonel.
Setelah itu, makanan dengan wadah baki stainless steel penuh mulai disediakan. Sayuran panggang dengan menu mbg nasi, ayam goreng, tahu, kacang panjang dan pisang dan susu ditinjau oleh petugas pengawas makanan dan makanan (BPOM) sebelum distribusi. (WIS/SYD/KUM)