
Jakarta CNN Indonesia –
Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mengatakan bahwa undang -undang Minerba (UU) telah disambut, yang telah memprioritaskan koperasi dalam manajemen pertambangan.
Secara khusus, Presiden Dekopin Bambang Haryadi menunjukkan rasa terima kasih kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
“Terima kasih atas dukungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, yang merupakan presiden Golkar untuk partisipasi koperasi untuk manajemen pertambangan, menurut perubahan hukum. Minerba mengatakan, seperti yang dinyatakan Detik.com pada hari Selasa (18/2).
Bambang berharap bahwa aturan yang ditentukan dalam undang -undang Minerba akan berguna bagi koperasi. Dengan kemunculan hukum Minerba Bambang, optimis bahwa koperasi dapat meningkat lagi.
“Saya berharap ini akan menjadi awal dari koperasi di Indonesia,” katanya.
Sebelumnya, hukum Supratman Andi Agtas menjelaskan bahwa Amandemen Hukum Minerba bertekad untuk mengubah rezim yang terkait dengan izin untuk memiliki lisensi komersial atau lisensi pertambangan.
Supratman mengatakan bahwa mekanisme lelang untuk lisensi memiliki pertimbangan.
“Semua mekanisme lelang telah berubah dengan menyediakan mekanisme lelang permanen. Tetapi pada saat yang sama, ada hadiah, “kata Supratman di Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2).
Perubahan dalam rezim ditujukan untuk keadilan untuk pengusaha kecil, menengah dan menengah (MPME), termasuk koperasi.
“Ini adalah konten paling penting yang dibuat bagi kami dengan memberikan prioritas makanan, yang berarti bahwa distribusi sumber daya alam yang kami miliki semua negara, termasuk produsen DIMD, dapat dikoordinasikan dengan penambangan, yang akan dikoordinasikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dalam konteks pembangunan ekonomi di setiap wilayah.
(Rir / rea)