
Iaarta, CNN Indonesia –
KPK mengingatkan semua anggota dewan, utusan, karyawan khusus Presiden Republik, Indonesia Prabovo, yang ditunjuk untuk mengirim laporan tentang properti penyelenggara negara (LHKPN).
Juru bicara KPK Budi Prasio menjelaskan bahwa tanggung jawab ini merujuk pada UU No. 28, 1999 tentang administrasi negara, yang bersih dan bebas dari korupsi, kerja sama dan keponakan.
“Keadaan Penasihat, Malaikat dan Presiden dan Wakil Presiden memenuhi kriteria Administrator Negara, yang perlu mengirim LHKPN sesuai dengan UU No. 28, 1999,” kata Buu dalam sebuah pernyataan yang ditulis pada hari Kamis.
Budi menjelaskan bahwa ada juga Peraturan No. 137 dari Presiden 2024, di mana itu adalah pekerjaan strategis yang terkait dengan tanggung jawab laporan LHKPN, menjelaskan status karyawan khusus penasihat, malaikat dan presiden dan wakil presiden.
Di Perpos, Presiden dan Karyawan Khusus Wakil Presiden adalah Penasihat, Hak Keuangan Utusan, dengan posisi Menteri, Chelon I.
Boody mengatakan KPK akan mengoordinasikan laporan LHKPN dengan Sekretariat Negara.
“Untuk membahas ini, maka KPK akan dikoordinasikan dengan Sekretariat Negara,” katanya.
Presiden Prabova meresmikan jajaran menteri, deputi menteri, menteri yang setara dengan lemari merah dan putih.
Pelantikan diadakan di maraton pada hari Senin (21/10) di Iacarta, Iacarta, pada hari Selasa (22/10). (TSA/MAB)