
Jakarta, CNN Indonesia –
Ragnar Oratmangoe mengingatkan momen yang indah untuk bermain dengan Jay Idzes, maju di Eagles ketika ia memenangkan Ajax di Eredivist Amsterdam.
Maju dari kemenangan Eagles atas Ajax dengan poin 2-1, terjadi pada 27 Februari 2022, di lemari tertinggi Liga Edenivis Belanda.
Pada saat itu, Ragnar Jay Idzes muncul sebagai pemula di DEP Werelaarshorst, Deventer. Meskipun Ajaxia masih mengarahkan Erik ke Hag, dan Andre Onana dan Antony menjalaninya.
Ragnar et al. Namun, mereka bisa memenangkan Ajax, yang menginjak bintang itu. Tisu Eagles mendapat inigo Cordoba dan Philippe bergegas, sementara Steven Mountain House adalah gol AJAX.
“Ya, saya benar-benar mengingatnya. Kami bermain bagus, bahkan setelah pertemuan pertama, kami menandatangani 1-1. Ketika mereka, seperti Anthony, Dusan Tadic, Lisandro Martinez dan pelatih Erik Ten Hag, bermain di rumah, kami menang di rumah.”
“Saya benar -benar ingat, karena saya benar -benar menikmati permainan, kami bermain sangat baik,” Ragnar meminjam dengan mengatakan Garuda.id.
Di akhir musim, Ragnar memutuskan untuk pindah ke Groningen. Ketika Idzes tinggal di Kotk musim ini sebelum meninggalkan Venezia pada tahun 2023.
Ragnar dan Idzes bertemu lagi dalam satu tim. Tapi kali ini, dua pemain darah Belanda keduanya mengkonfirmasi tim nasional Indonesia.
“Saya memiliki hubungan yang baik dengannya karena ya, kami tahu asal kami tentang Indonesia. Kami berbicara tentang bermain Indonesia secara teratur, tetapi kami tidak yakin pada saat itu. ‘
“Lalu dia pertama kali membahas warganya di Indonesia, dari sana saya mulai mengetahui proses naturalisasi. Saya senang kami akhirnya bisa bermain bersama,” kata Ragnar.
Sekarang Ragnar dan Idzes adalah tulang punggung tim nasional Indonesia. Kedua pemain mencoba membawa Garuda untuk membuat final Piala Dunia 2026.
(PTR/Juni/Juni)