
Magelang, CNN Indonesia –
Sejumlah pemimpin PDIP regional tidak terlihat oleh kelompok pemimpin regional yang berpartisipasi dalam Akademi Militer Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (21/2) pada sore hari.
Figures such as governor of DKI JAKARTA, Pramono Anung, Governor of Bali, I Wayan Koster, Mayor of Yogikarta, Hasto Wardo and Gunungkidul Regent, Endah Kuntar did not appear in the group of regional executives, participating in the regional leaders group
Kelompok di regional terbesar mencapai sekitar 15:45 dari Rindam IV/ Diponegoro untuk naik sejumlah bus. Komponen cadangan penuh (COMCAD) ditempatkan.
Beberapa gergaji utama regional termasuk gubernur Sumatra, Bobby Nasation dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutphy.
Kemudian, Gubernur Maluku, Utara, Sherley Tanda melihat. Dia juga muncul beberapa baris di belakangnya, Indramayu, Lucky Hakim dan West Bandung Regent, Jee Govinda.
Grup di regional paling panas bergabung dengan pensiun sumbing melalui gerbang utama AKMIL Practice APE dan dibagi untuk perusahaan mana pun. Kemudian mereka mengatur lagi untuk memasuki area Akmil. Bobby Nasuation kembali ke puncak ke Gubernur Ace, Muzakir Manaf.
“Sekarang, maka dia bergerak di seluruh Akmil dan akan secara resmi disambut oleh Gubernur Akmil dan Menteri Dalam Negeri.
“Dan manajer regional akan berubah lagi di bus untuk memasuki lokasi tenda untuk mengunduh Magelang, mematahkan dan memeriksa kesehatan, dan kemudian dia akan berpartisipasi dalam makan malam bersama malam ini,” lanjutnya.
Para pemimpin regional akan mengikuti penarikan Akmil 21-28 Februari 2025. Bahan-bahan tersebut akan diterima dari puluhan menteri, Lemani dan instruksi oleh Presiden Prabovo Subiyan.
Pada Kamis malam, Presiden PDIP Megawatt Soycaropuri memerintahkan pemimpin regional dari partainya untuk menunda kepergian Magellang.
Megawatt memberikan instruksi langsung setelah PKC mengumumkan PDIP Hasto Cristiano.
Hasto ditangkap dalam statusnya sebagai tersangka dalam dugaan pembayar anggota DPR Anda, yang termasuk Masaraku Masar dan dugaan penyelidikan.
Seperti di Hasto, PKC ditangkap, Megawatti memegang kendali penuh atas semua urusan partai. Eksekutif regional PDIP diminta untuk menunggu lebih banyak pesanan dari Megawati. (WIS/KUM)