
Jakarta, CNN Indonesia –
Lisensi Mengemudi (SIM), yang dilakukan selama liburan liburan di Lebaran dan berjalan dengan 2025. Selama bertahun -tahun, mereka dapat terus meluas tanpa takut bahwa itu harus diluncurkan dari prosedur awal.
Ini adalah bentuk pengeluaran polisi karena layanan SATPA dan SIM tidak berfungsi selama liburan Idul Fitri dan berbagi keberangkatan mereka. Untuk alasan ini, komunitas, yang diatur waktunya SIM dari 28 Maret hingga 7 April 2025, masih dapat diperluas setelah liburan.
Pemegang SIM memiliki waktu perpanjangan dari 8 April hingga 19 April 2025 tahun. Namun, jika melewati tenggat waktu, pemilik harus siap untuk membuat sim baru.
“Pengumuman Sim Holidays 28th dan Maret 2025. Dalam Liburan Nasional dan Keberangkatan bersama dengan St. Nyepi Tahun Baru 1947,” tulis Instagram.ntmc, dikutip Sabtu (15/3).
“Sementara (solusi) 31 Maret -7.
Keputusan ini menyangkut kepala nomor telegram polisi ST / 2404 / X / KEP. / 2024 dari 30 Oktober 2024 tentang hari libur umum dan keberangkatan bersama pada tahun 2025. Untuk anggota dan PNS Polri.
“Kartu SIM baru harus dikeluarkan untuk pemegang SIM yang tidak memperpanjang tenggat waktu”, “ulasan pemberitahuan.
Toleransi atap hukum dalam ekstensi SIM diberikan dalam Peraturan Polisi (Zlotov) no. 5 tahun 2021. Dalam Pasal 4. Paragraf 4 mengatakan bahwa SIM berakhir karena kondisi tertentu masih dapat diperluas tanpa harus mengikuti proses produksi baru.
Jadwal ini tidak perlu khawatir jika periode SIM adalah validitas selama periode liburan Idul Fitri.
(Groove / Mik)