
Surabaya, CNN Indonesia –
Penyelidik Polisi Java masih diam untuk menyelidiki dan memeriksa yayasan untuk Laut Zidoarjo.
Kedua perusahaan adalah Pt Surya Inti Permata (PT SIP) dan PT SEMERU CEMERERLANG (PT S SC)
Tetapi jika hasil survei adalah penyelidik yang melakukan pertanyaan ini, Kasubdit keras Bangtah Bangtah Akbp Deky Hermanyah masih diam.
Cnnindonsia.com telah mencoba menghubunginya dengan pesan teks dan panggilan telepon. Tetapi tidak ingin menanggapi orang yang terlibat.
Awalnya, kepala penyelidik polisi Jawa, legislator polisi di timur, mempelajari partai yang memiliki ukuran Sidorajo.
“Yang jelas ditanya:” Direktur Komisaris Mavao dari Kepolisian Timur seperti CNNindoney.com, Jumat (1/31).
Tetapi Farman tidak menjelaskan secara rinci kapan dan tentang penjelasannya. Menurut pernyataannya, Kasubdit Hard Bangtah Akbp Deky Hermya adalah orang yang memberikan informasi.
“Harap langsung pergi ke wakil direktur permintaan harda akbp,” katanya.
Pengenalan tiga ukuran tiga (HGB) 656 di Sidoarjo terkejut. ATR / BPN East Office mengatakan bahwa pemilik HGG adalah Pt Surya Inti Permata (PT SIP) dan PT SEMERU CEMERLANG (PT S SC).
PT SIP memiliki dua bidang dengan 285,16 hektar dan 219,31 hektar, sedangkan SC S SCS seperti 152,36 hektar. HGB ini diterbitkan pada tahun 1996 pada periode 30 tahun dan berakhir pada tahun 2026.
Kehadiran HGB pada air menyebabkan kecurigaan pengaruh lingkungan dan sosial, terutama untuk desa Tamboo Segoro, Sedati, Sidatu.
Di sisi lain, penyelidikan polisi terus menyelidiki fakta bahwa dokumen SHBB-SHM di Sea Pagar Sea Seagagar dari 10 Januari 2025.
Investigasi masalah ini disebut Komando Langsung Polisi Nasional Generalo Sigit Prabowo. Dalam hal ini, Barekrim jelas melakukan kejahatan dalam bentuk kekuasaan dalam pendanaan. Kasus ini baik dengan survei survei.
(FRD / DAL)