
Jakarta, CNN Indonesia –
Ziarah yang mematikan adalah tradisi sebelum perayaan Idul Fitri. Ada orang yang memilih ziarah Idul Fitri. Ziarah yang mematikan di Idul Fitri?
Muslim Indonesia biasa membuat perayaan Idul Fitri. Bahkan, ziarah biasanya membantu ziarah pada hari pijat massal hari itu.
Namun, karena batas waktu, ada ziarah mematikan yang memilih penumpang saat merayakan Idul Fitri di kota kelahirannya.
Ziarah yang mematikan di Idul Fitri?
Antara melaporkan bahwa pembunuh ziarah adalah praktik yang direkomendasikan dalam Islam. Melalui peziarah, umat Islam mengingat kematian dan mulai sekarang.
“Aku melarang ziarah. Sekarang, lakukan ziarah, karena itu mengingatkanmu dari sekarang.” (HR Muslim)
Ziarah yang mematikan dapat dilakukan kapan saja dan tidak ada waktu khusus. Al-Mausu’atul Fiqhiayah al-Kuwaitiyah juga menyebutkan ziarah ke makam keluarga, teman-teman, dan orang lain harus dibuat di Idul Fitri Al-Fitr dan Idul Fitri.
Yaitu, “Disarankan untuk menyambut kuburan,” (nabi) untuk ziarah, “(ziarah) mulai sekarang. (Waqf dan pelayanan Islam, al-Mausu’atul fiqhiayah, [Kuwait: dar shafwah: 1984]. Juz xxxi, 268.
Menyebutkan Nu Online, Ziarah Mati menawarkan beberapa keuntungan bagi para peziarah dan mereka yang telah meninggal. Sheikh Amin al-Kurdi al-Kurdi berkata:
Artinya, “Makam Muslim Sunnah Menanak, kematian dan manfaat membaca hati untuk meningkatkan hati dan keuntungan dari bacaan Al -Qur’an untuk almarhum.” (Amin al-Kurdi, Tanwirul Qulub Fi Mu’amalalati Ghuyub, [Beirut, Darou Pole Scientific], halaman 261. Halaman). (els / tis)