
Jakarta, CNN Indonesia –
Warga Indonesia di Thailand mengungkapkan kesaksian mereka ketika gempa bumi dengan besarnya 7,7 mengguncang negara dan Myanmar.
Warga negara Indonesia yang tinggal di distrik Thung Khru, Bangkok, Azzizizudin, mengatakan getaran gempa bumi terasa di daerah mereka.
“Itu sedikit panik selama gempa bumi. Orang -orang keluar dari semua bangunan,” kata Aziz kepada fun-eastern.com, pada hari Sabtu (3/29).
Dari gambar yang dikirim oleh Aziz, orang terlihat tersebar di luar gedung. Banyak dari mereka tampaknya memeriksa ponsel mereka.
Aziz mengatakan bahwa efek dari kerusakan yang dibawa ke gedung di mana ia mengambil pendidikan diklasifikasikan sebagai celah kecil atau beberapa.
Di Thailand, Aziz belajar di University of King Mongkut Thonburi (Kmutt).
Selain itu, ia mengatakan bahwa efek dari gempa bumi yang relatif parah di sekitar kampus terjadi di daerah Rama 2.
“Jalan itu jatuh,” katanya.
Aziz juga membagikan data dari otoritas Thailand dengan gempa pelacakan. Dari 13,32 hingga 16,5 waktu setempat.
Ukuran gempa bumi juga bervariasi dari 7,1 hingga 4.9.
“[Gempa susulan] kecil karena tidak terlalu jelas,” katanya.
Pada saat ini, Aziz mengatakan bahwa situasinya lebih aman. Namun, kuliah ditutup hingga 31 Maret.
Situasi setelah gempa bumi
Sementara itu, koordinator budaya Kedutaan Besar Indonesia di Bangkok, Dosi Adesson, juga mengungkapkan situasi tak lama setelah gempa bumi.
Transportasi Bangkok termasuk, MRT, tidak dapat digunakan.
“Jadi, ada kemacetan lalu lintas di beberapa titik, jika informasi yang kami terima,” kata Dosi untuk CNN Indonesia TV pada Jumat malam.
Dosi mengatakan Bangkok adalah area yang relatif buruk. Kota ini juga didirikan sebagai area darurat oleh pemerintah Bangkok.
Namun, katanya, rute komunikasi, listrik, dan internet masih berfungsi dengan baik.
Selain itu, Dosi mengatakan sejauh ini tidak ada orang Indonesia yang menjadi korban gempa bumi.
Menurut kedutaan Indonesia, pada 15 Maret 2025, ada 2379 orang Indonesia di Thailand, dan sebagian besar tinggal di Bangkok. (Isa/SO)