
Jakarta, CNN Indonesia –
PT membersihkan Bangka Tin (RBT) Harvey Mois dan Korupsi Korupsi TBAS TBK 2015-20222 TBAS TBK akan melakukan upaya hukum untuk kepemimpinan TBAS TBK untuk 2015-20222.
DKA tidak menerima lebih banyak orang oleh Pengadilan Hakim DKA oleh Dewan.
“Tentu saja, kami akan menyebabkan langkah -langkah hukum,” pengacara Harvey di Ani Ahmad, Senin (17/2), Senin (17/2).
Momen itu, serta panat (puncak), serta pertukaran cakrawala kuantin PT Helena Lim juga berkonsultasi dengan Lim; Pt hima. PT RBB Presiden Super Driver, Presiden Direktur Pengembangan RZZ Andria, Presiden PT RBB pada 2018.
Instan, dia mengatakan dia tidak mengambil salinan penuh dari tingkat banding pada hari Kamis pada 13 Februari.
“Kami masih belajar karena kami masih belajar, dan kemudian kami pasti akan melakukan upaya hukum, karena kami lebih dari tuduhan yang menyatakan keputusan ini.”
Profesi Harvey di Pengadilan Banding telah dua kali lipat dengan tingkat pertama pengadilan.
Harvey dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, dan dalam 8 bulan dalam 8 bulan, penalti RP1 miliar dalam 8 bulan, dijatuhi hukuman penjara Rp420 miliar selama 10 tahun.
Beberapa aset Harvey, korupsi dan pencucian uang (TPPU) terkait dengan rumah bermerek, penghukuman, mata air mewah, struktur.
Helena Lim telah 10 tahun dan dalam 6 bulan dalam 6 bulan dalam 6 bulan penjara dalam 6 bulan.
Mokhtar Ragra Pahlevi Taslani telah dihukum selama 20 tahun selama 20 tahun dan telah dihukum karena Carysace dan Rp493 dalam 6 galon Rp493 miliar.
Itu berada di penjara super di penjara, RP4.57, sampai penjara laki -laki dengan uang gratis.
Reza Andrian dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dalam 3 bulan.
(Net / surga / vis)