
Jakarta, CNN Indonesia –
Presiden Pekerja Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak, Jenderal Jenderal Jenderal Nova Helma, mengatakan tidak ada tentara setelah pengangkatan Presiden Presiden Presiden (CEO).
“Tentara telah ditinggalkan sejak penunjukan. Jika ditentukan, itu tidak akan lagi parah.
Maruli tidak menjelaskan lebih rinci tentang Novi Helmy, yang belum pernah menjadi tentara. Dia mengatakan bahwa penunjukan Delmini tidak melanggar hukum.
“Tidak (pelanggaran hukum TNI). Jika sudah ada (bulog), katanya.
Pada kesempatan ini, Maruli juga mengatakan bahwa Nova Helme berpartisipasi dalam pertanian untuk waktu yang lama. Novi sebelumnya bertindak sebagai komandan terrier tambahan (Aster).
“Dia bertugas di pertanian selama bertahun -tahun. Dia melihat bagaimana air limbah harus meluangkan waktu. Dia telah bekerja di sana selama bertahun -tahun.”
Sebelumnya, Direktur Jenderal Bulog Nova Helme, Menteri Bumov Ericka Thohir, Wahu Suariaonu diangkat menjadi CEO Bulog. Novi, nomor gelandangan dan SK-30 / MBU / 02/2025 ditentukan oleh keputusan tersebut.
Pertemuan itu berada di pusat perhatian publik karena Nova masih aktif. Novi juga mengakui.
Beberapa hari kemudian, dekrit komandan komandan komandan komandan tampaknya menjadi komando Akademi Umum Helmy Pracietia sebagai komandan (Danjen).
Penunjukan itu diberikan pada 31 Januari 2025 atas komando komando komandan komandan TNI Kep / 2025. Secara total, 65 TNI pribadi berpangkat tinggi dibuat dalam 65 keputusan pribadi berperingkat tinggi. Rilis mutasi ini hanya dimediasi oleh Pusat Informasi TNI pada hari Senin (10/2).
Novi Helmy, Jenderal Ruditanta LT dari Akademi Danjen. Rudito diubah ke markas besar Pati dalam konteks pensiunnya.
Novi Helme akan didorong oleh tiga bintang (Letjen) dengan posisi barunya.
Kepala Pusat Informasi (Kapupen) Mayor Jenderal Hariyanto mengatakan posisi posisi presiden sama dengan tingkat eselon yang sama, yang pada tingkat yang sama dengan pribadi.
Oleh karena itu, Nova Helme diangkat dari Aster Aster TNI dari posisi lama Akademi Danje.
“Saat ini, Jenderal Jenderal Nova Helma Helma Commander (Jenderal / Bintang Tiga) mengatakan sesuai dengan keputusan yang ada, sambil menghubungi keputusan yang ada.
Dia menjelaskan proses administrasi untuk membuat helm Nova menjadi tiga bintang.
“Lalu, setelah menyelesaikan proses administrasi, mekanisme lain akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.” (Yoa / Sur)