
Iaarta, CNN Indonesia –
Aktor Ray Saetapy diumumkan pada malam hari tewas pada hari Selasa (1/4). Southya Saetapy memberinya berita sedih sebagai putra aktor 68 tahun -yang -dold melalui muatan media sosial.
“Selamat tinggal, Ayah!
“Tinggalkan salam untuk mencintai dan Nona Kak Gisca! 🤍” tulisnya lagi.
Tidak ada informasi lebih rinci tentang berita sedih atau rencana pemakaman untuk Ray Saetapy. Namun, ia terakhir berjuang untuk pulih dari stroke sejak 2023.
Pada Juli 2023, Merdianti Octavia mengambil serangkaian foto dirinya bersama suaminya, Rama Putra, dan juga Ray Saetapy, yang tampak berbeda dari apa yang diketahui oleh publik sebelumnya.
Merdianti tidak mengungkapkan lebih rinci terkait dengan jenis penyakit yang telah menjadi sedikit Ray Saetopia saat ini. Namun, aktor itu masih tampak tersenyum dan senang bisa bersama anak -anaknya.
Pada 1 Agustus 2023, Rama kemudian mengungkapkan bahwa sang ayah menderita stroke pada Juni 2023 untuk beristirahat secara total. Dia mengatakan ini untuk menanggapi berita kebingungan tentang ayahnya.
Dia memuat beberapa fragmen interaksi aktor utama dengan anggota keluarga. Ray Saetapy melihat bahwa dia menunjukkan respons yang antusias bahkan jika dia tidak banyak bergerak.
Pada 11 Agustus 2023, Rama juga mengungkapkan bahwa Ray Saetapy telah membaik, seolah -olah dia bisa menggerakkan tangannya dan dapat berbicara sedikit.
“Alhamdulillah, sekarang kamu bisa menggerakkan tanganmu, kamu bisa bicara, kamu bisa mengatakan. Ya, tolong, tolong,” kata Rama Saetapy.
“Kami berharap dapat menyembuhkan, meningkatkan, lebih cepat. Kami akan berdoa untuk semua teman,” ia menunggu.
Selain stroke, Ray Saetapy juga memiliki cerita menderita radang sendi. Pada tahun 2021, Ray Saetapy mengklaim memiliki nyeri asam urat, sehingga sulit untuk berubah seperti sebelumnya.
“Ini setiap tahun, tapi dia menggigit perlahan,” kata Ray Saetapy saat hadir di Festival Film Indonesia pada tahun 2021 pada waktu itu dikutip dalam InsertLive.
“Kamu sudah tua, ya, jika pekerjaannya terlalu berat. Jadi itu sedikit berguna jika kamu tidak terus bekerja,” katanya.
Ray Saetapy adalah aktor utama Indonesia yang lahir pada 1 Januari 1956. Karyanya dimulai sejak 1980 -an dekade ini, dan telah membintangi beberapa judul film.
Pria 68 -tahun yang namanya adalah Frence Raymond Saetapy sering dikenal dalam karakter yang kompleks dan dalam.
Tatapan khas Ray dan suara berat biasanya merupakan sifat penampilannya di depan kamera atau di panggung teater.
Sepanjang karirnya, Ray Saetapy memenangkan pencalonan Piala Citra Citra tujuh kali dengan enam dari mereka dalam kategori aktor terbaik. (Kristen)