
Jakarta, CNN Indonesia –
Pt Vale Indonesia tidak khawatir tentang harga tinggi naik dan turun atau variabel saat ini. Karena perusahaan tidak memiliki hutang, sehingga tidak tergantung pada harga bahan baku.
Fabbiangy Eddy, CEO PT Vale Indonesia, juga mengatakan bahwa perusahaan telah menerapkan strategi efisiensi untuk mencegah pertumbuhan dan harga rendah.
“Ada dua kunci untuk memutuskan, proyek harus kompetitif dan, di atas segalanya,” kata Febri, Selasa, 3/18) nama panggilan selama puasa dengan media.
Sampai saat ini, harga nikel adalah $ 66,5 atau $ 0,41, $ 0,41 atau 0,41 persen, 0,41 persen atau 0,41 persen, sama dengan $ 0,41 persen, $ 0,41 atau 0,41 persen, 16.600 dolar AS, sebelum 16.600 dolar.
Menurut Februari, harga nikel saat ini bahkan lebih baik. Karena begitu dia mencapai satu ton $ 9.000.
“Saya ingat bahwa ketika saya masih di CFO, harga nikel adalah 9.000 dolar AS dengan nilai $ 9.000 dan $ 50.000 per ton. Oleh karena itu, itu adalah periode 50.000 hingga 10 tahun, 15 tahun setelah 15 tahun,” katanya.
Februari segera dipukul, jika harga nikel segera dipukul, itu menjadi perusahaan keuangan. Namun, ini tidak terlalu khawatir karena Vale bukan implementasi dan efektivitas Indonesia.
“Jika sekitar 50 persen tidak dapat bertahan hidup, pada kuartal pertama dan pada kuartal kedua. Oleh karena itu, sangat penting untuk biaya dan efisiensi kapasitas,” katanya.
(Ldu / pt)