
Jakarta, CNN Indonesia –
Joko Widodo Prabo memuji partai Gerindra dengan keputusan dan melihat Subanto. Dukungan ini telah berakhir bahwa anggota kedelapan anggota Indonesia untuk Prabo Sabento akan datang ke Perdana Menteri Indonesia Indonesia.
Prabo secara resmi datang ke presiden Indonesia setelah pemilihan presiden tahun 2021. Pada waktu itu dia adalah putra yang hebat, Joko Re Gibran Rakabuming Raka.
Jokoi (1/2) Sabtu (1/2) mengatakan: “1/2), mengatakan bukti telah diadili dan akhirnya menang,” kata Jokoi. Sabtu (1/2).
“Maaf, tapi dia gagal dua kali [praboo],”
Pernyataan setelah Prabo Sutto Jerindra Cader, yang mendukungnya, meskipun pemilihan presiden kalah dua kali.
Bukan hanya dia, hanya pekerjaan pekerjaan yang Prabo Subanto juga mendukung Kadroyan untuk kembali ke pemimpin fase kedua dalam pemilihan presiden 2021.
Priboutto tidak memburu dirinya sebagai pemilihan presiden presiden sebagai presiden dalam pemilihan presiden ke -21. Pada saat itu, ia mendukung Koalisi Merah dan mulai dengan Hatta Rajsa.
Praboo-datar pada waktu itu, yang mengembangkan Josuf Kolla dengan dukungan dari sekutu Indonesia yang hebat. Namun, Prabo adalah 46,85 persen dan 53,15 persen suara dengan kerugian Djokovi.
Presiden partai Jerindra kemudian tidak membiarkan dirinya sebagai perdana menteri untuk pemilihan presiden 2019. Pada waktu itu ia menerima Sandiaga Uno sebagai kandidatnya dan mendukung dukungan Adil Makmur Indonesia Indonesia.
Dia kembali menghadapi Djokovi bahwa dia telah mengambil pada saat itu sebagai perwakilan dari Ma’arf Amin dan mengambil dukungan dari sekutu Indonesia.
Praboo kalah lagi dengan 5,5 persen pemungutan suara, dan Jokoi adalah 5,9 persen.
Hingga Presidensi tahun 2021, putra Praboy Jokovi, Gibran Rakabuming Raka menghapus Annis Resident-Mohimamin Iskandar, dan Ganjar Prano-Mahfood MD.
Dalam tes ketiga, Praboo mengambil 58,59 persen suara dan peluang untuk mendapatkan. Setelah ini, Annis dan Ganjar dengan 24,95% suara dengan 16,47 suara. (CHRI)