
Jakarta, CNN Indonesia –
Dalam beberapa tahun terakhir, industri kosmetik lokal telah berkembang begitu cepat, memberikan prospek bisnis yang menjanjikan. Kisah inspirasional datang dari merek Cosmetics Begs, yang dibuat pada tahun 2022 dan sejak itu terus mempertahankan inovasi untuk produk -produk berkualitas tinggi.
Kepala Pemasaran Kantor, Hendrata Liai, mengatakan produk -produk yang awalnya memohon untuk dijual dari pintu ke pintu di Jawa dan Bali. Waktu telah berlangsung dua dekade, dan pengemis memiliki kemajuan besar dalam mendapatkan kepercayaan publik.
Melihat orang -orang yang semakin terpilih saat memilih produk kosmetik, Implora telah memutuskan untuk berpandangan menyediakan produk kosmetik berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Hendrata percaya, ini bisa dilakukan karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa.
“Tidak hanya itu, transformasi digital juga memainkan peran penting dalam perjalanan impora. Kami mengakui bahwa kehadiran e -commerce, seperti Shopee, telah memberikan kontribusi besar untuk memperluas jangkauan pasar, melalui berbagai program, sumber daya interaktif, dan kampanye belanja,” kata Hendrata.
Akibatnya, pada setiap sorotan kampanye pembelian toko, Impora mendaftarkan peningkatan rata -rata hingga 10 kali dibandingkan dengan hari -hari normal. Di kuartal I/2024, transaksi pengemis di Shopee bahkan menderita gelombang 50 kali
Saya memohon saya untuk dilahirkan oleh dua penduduk Surabaya, pergi dengan Liet dan Sri Melani, yang mulai melalui produk parfum pada awal 2000 -an. Pengemis, yang menerima respons positif, mendorong pasangan untuk memperluas lini produk melalui berbagai produk kosmetik yang tidak dibebaskan seperti bubuk, naungan dan lipstik pada 2010.
Pada 2017, Impora juga menerima antusiasme tinggi dengan meluncurkan matte urban lip cream. Melihat potensi pasar yang lebih luas, Impora telah mengembangkan kategori perawatan permukaan sebagai produk pertama.
Hendrata mengungkapkan bahwa segmentasi wanita muda, dari siswa hingga profesional, didesak dengan filosofi kosmetik untuk kepemilikan semua orang, melahirkan komitmen untuk memperkenalkan produk inklusif.
“Menurut slogan kami,” Dare To Be Me “mencerminkan komitmen kami untuk membantu wanita merasa nyaman dengan diri mereka sendiri melalui produk yang memenuhi kebutuhan mereka, memproyeksikan berbagai produk kosmetik yang cocok untuk karakter wajah wanita Indonesia,” katanya.
Dengan mempertahankan kualitas, mohon memastikan bahwa semua produk memenuhi standar tinggi, mulai dari lisensi BPOM, sertifikasi halal, uji klinis dermatologis. Seluruh proses produksi dilakukan sesuai dengan praktik manufaktur yang baik dan secara lokal bekerja di Sidojo, East Java Factory.
Mengoptimalkan ekosistem belanja
Untuk memperluas visibilitas produk secara nasional, Impora telah memilih dan kemampuan untuk beradaptasi dengan hati -hati untuk memaksimalkan peluang dalam ekosistem E -trade. Sejak bergabung dengan Shopee pada tahun 2017, Impora terus beradaptasi, berinovasi dan berinvestasi dalam berbagai peluang yang ditawarkan oleh Shopeee, dari program promosi toko, kampanye belanja ganda, hingga fitur video langsung dan Lojores.
“Pengalaman kami percaya bahwa Shopee adalah tempat yang tepat sehingga kami dapat terus tumbuh dengan akses inovatif ke pasar yang lebih luas,” kata Hendrata.
Saat ini, Impora telah meluncurkan lebih dari 150 produk, termasuk kosmetik dekoratif, perawatan kulit, seperti alis perkotaan Iplora, memohon pelindung gel pelindung sempurna SPF 30 PA +++, bantal kecerahan yang sehat dan koleksi parfum zodiak Impora, dilepaskan hanya di toko.
Dengan portofolio yang berkembang, saya mendesaknya untuk memastikan bahwa semua pengguna dapat memperoleh solusi kosmetik sesuai kebutuhan saat memperkuat situs merek sebagai merek lokal canggih.
Menurut tren belanja yang semakin dinamis, Impora telah membantu memanfaatkan fitur hidup untuk meningkatkan penjualan dengan memberikan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan pribadi. Melalui Shopee Live, Impra bergerak untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, memperkenalkan produk secara lebih holistik.
Saat ini, Impora menjadi tuan rumah acara khusus yang disebut Lora’s Store, yang bernyanyi selama hampir 24 jam setiap hari, di mana sesi ini adalah forum untuk berbagi inspirasi dan pendidikan dunia kecantikan bagi konsumen belanja.
Selain itu, toko Lora juga merupakan tempat bagi komunitas “Incvers” untuk mendapatkan informasi produk langsung dari host. Sebuah toko Lora sering dianimasikan oleh kerja sama dengan influencer dan selebriti, yang telah mampu menarik ribuan pemirsa di setiap sesi.
Hendrata mengakui, Shopye Live memiliki dampak luar biasa pada mengemis, karena mungkin untuk lebih dekat dengan konsumen dan memberikan pengalaman belanja interaktif.
“Dengan fitur -fitur seperti Shopyee Live dan Shopee Video, kami semakin yakin bahwa teknologi adalah kunci untuk membawa kami untuk melangkah lebih jauh. Selama lebih dari 2024 kampanye Shopee, kami mencatat peningkatan rata -rata penjualan hingga 8 kali melalui Shopee Live dibandingkan dengan hari -hari normal,” kata Hendrata.
Laporan pertama Nielsen pada tahun 2024 memberikan peningkatan yang signifikan dalam kategori kosmetik dan perawatan kulit hingga tahun 2025. Tren ini diperkirakan membuka peluang besar untuk mengemis, yang terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan yang semakin inklusif dan berbeda di pasar.
Hendrata optimis, meskipun persaingan menjadi lebih sulit dengan merek lokal dan internasional, mohon terus menghadapi 2025 dengan percaya diri. Selain itu, langkah -langkah mengemis untuk mencapai pertumbuhan positif didukung oleh Shopee.
“Dengan adaptasi tren kecantikan yang cermat, inovasi produk dan perilaku konsumen yang dipengaruhi, Impora berkomitmen untuk memperkenalkan produk berkualitas tinggi yang dapat diakses dan relevan oleh semua wanita Indonesia,” Hendrata menyimpulkan. (Re/tawa)