
Jakarta, CNN Indonesia –
Pemerintah Indonesia mengirim $ 1 juta di AS untuk membantu Myanmar, yang menderita gempa bumi pada hari Jumat (28/3). Kementerian Luar Negeri (Kementerian Luar Negeri) mengatakan bantuan akan dikirim ke Lebaran pada hari Senin (3/31).
Dukungan yang dikirim termasuk karyawan SAR, staf medis darurat dan peralatan sebesar $ 1 juta. Dukungan peralatan ini berisi obat -obatan, makanan, akomodasi sementara dan air bersih.
Menurut pernyataan oleh Kementerian Luar Negeri pada hari Minggu (30/3), dua anggota unit Indonesia adalah bagian dari tim ASEAN-Fasan (ERA ASEAN) dan stasiun AHA hilang dan akan tiba pada Minggu malam di Myanmar.
Ketika tim asli dan 10 karyawan pergi pada hari Senin. Tim membawa dukungan narkoba dan peralatan ke kontribusi populasi Indonesia.
“Direncanakan bahwa dukungan pemerintah Indonesia akan dikirim ke Myanmar di pertengahan minggu ini,” Kementerian Luar Negeri menjelaskan.
Myanmar menderita gempa 7,7 poin minggu ini, dan pengaruh getaran diamati pada tetangganya Thailand. Gempa bumi ini telah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan ribuan orang terluka dan hilang.
Sebelumnya, Indonesia telah memberikan dukungan kemanusiaan untuk Myanmar, sementara Pandemi Covid-19 RP sepadan. Dukungan 2 miliar dan RP sebesar $ 7,7 miliar atau setara dengan $ 517.000 karena badai Mocha pada tahun 2023.
Juga, pada akhir periode pertanian Indonesia ASEAN pada tahun 2023, pemerintah Indonesia memberikan bantuan dalam bentuk produk bahan makanan dengan jumlah total $ 250.000. Tahun lalu, pemerintah Indonesia juga memberikan 2.716.000 dukungan polio untuk anak -anak Myanmar. (FEA)