
Jakarta, CNN Indonesia –
Gangguan listrik terjadi di bagian selatan Jakarta karena cuaca ekstrem pada hari Kamis (3/4) di pagi hari.
Dengan rilis resmi, PLN mengatakan gangguan itu terjadi di gardu Gandul 150 kV, yang menyebabkan listrik muncul di sejumlah kecil tempat di Jakarta selatan.
“Kekhawatiran pertama terjadi pada pukul 03.30 WIB dan petugas PLN, yang peringatan 24 jam berhasil pulih dalam 30 menit,” kata pernyataan PLN.
Upaya untuk menormalkan nutrisi berlanjut pada tahap sistem distribusi untuk pelanggan kurang dari tiga jam.
“Pada pukul 06.30 WIB, nutrisi untuk pelanggan kembali ke 100 persen normal,” lanjut PLN.
Dalam pernyataan itu, PLN juga menyebutkan penyebab perawatan, menurut pencarian sementara, ketika kabel dari kawat baja baut atau giling (GSW) dipotong.
Kabel milik jaringan di gardu gandul dan memiliki efek pada listrik secara otomatis terganggu.
“Serangkaian peristiwa dapat disebabkan oleh peningkatan frekuensi guncangan petir karena cuaca ekstrem di sekitar area Gandul,” menurut PLN.
Menurut laporan tentang Meteorologi, Badan Iklim dan Geofisika (BMKG) dalam beberapa hari terakhir intensitas hujan lebat dan kilat telah berkembang.
PLN kemudian meminta pelanggan untuk memastikan cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan gangguan listrik.
PLN juga meminta pelanggan untuk dapat memilih penggunaan aplikasi yang dapat dipindahkan PLN jika mereka membutuhkan informasi dan ingin mengirim laporan. Keluhan juga dilakukan melalui 123 Pusat Kontak, yang melayani 24 jam.
(VWS)