
Jakarta, CNN Indonesia –
Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan tarif 10 persen baru untuk semua impor dari Amerika Serikat, yang akan datang pada 5 April, serta tingkat timbal balik dari berbagai nilai untuk semua negara.
Pengumuman itu dibuat langsung oleh Trump di Gedung Putih, Rabu (2/4).
Trump juga menegaskan bahwa dari Washington Utara 25 persen akan dibebankan melalui semua mobil asing dan detail mobil yang diimpor di AS.
Alat Trump di sektor perdagangan telah menyebabkan berbagai reaksi di seluruh dunia. Sejumlah pemimpin dunia yang sama segera membuat pernyataan terbuka seperti Perdana Menteri Kanada Mark Karnya, Perdana Menteri Australia Anthony Albonez dan Perdana Menteri Thailand Poetongton Shinova.
Ada juga reaksi menteri yang terkait dengan sejumlah negara, untuk Asosiasi Pengusaha yang merasa dalam Slavik tentang definisi tingkat timbal balik.
Berikut ini adalah reaksi terhadap sejumlah negara setelah Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif baru. Porselen
Pemerintah Cina telah mengumumkan tarif ekspor baru “perusahaan”. Cina bahkan telah berjanji untuk mengambil tanggapan langkah untuk melindungi hak dan kepentingan negaranya.
“[Tarif AS] tidak memenuhi kebijakan perdagangan internasional dan secara serius membahayakan hak dan kepentingan bagian hukum,” kata Kementerian Perdagangan Tiongkok, dikutip di AFP pada hari Rabu (2/4) .2. Jerman
Asosiasi Industri Otomotif Jerman (VDA) telah menuduh tarif baru hanya untuk membuat yang kalah. Sementara itu, industri kimia Jerman meminta UE untuk menyetujui dengan kepala yang keren.
“UE diminta untuk bertindak bersama dengan pihak -pihak kuat yang diperlukan, terus siap untuk bernegosiasi,” kata VDA.
3. Jepang
Menteri Jepang Yoji Muta mengkritik langkah Trump untuk menetapkan tarifnya karena itu satu sisi. Kepala Sekretaris Kabinet Yosimas Hayash juga percaya bahwa tarif ini dapat melanggar kita dengan perjanjian perdagangan Jepang.
“Tindakan tarif unilateral yang diambil oleh Amerika Serikat sangat menyesal, dan saya dengan tegas meminta untuk tidak menerapkannya ke Jepang,” kata Muta. Bahasa inggris
Menteri Bisnis Jonathan Reynolds mengatakan dia akan tetap tenang dan berusaha untuk mendapatkan perjanjian ekonomi dengan Amerika Serikat untuk memfasilitasi tarif 10 persen.
“Kami memiliki banyak alat yang dapat kami gunakan dan jangan ragu untuk bertindak,” kata Reynold. Kanada
Perdana Menteri Kanada Mark Karnya memperingatkan AS bahwa tarif Trump baru terutama akan mengubah sistem perdagangan dunia.
“Kami akan melawan tarif ini dengan jawabannya. Kami akan melindungi pekerja kami,” katanya.
6. Brasil
Kongres Brasil menanggapi tarif 10 persen di AS, yang tidak setuju tentang undang -undang ekonomi. Aturan ini memungkinkan kekuatan eksekutif untuk dapat menyelesaikan tarif 10 persen.
Gerakan ini dilakukan karena Brasil menjadi baja terbesar kedua yang diekspor ke Amerika Serikat setelah Kanada, dengan total ekspor 4 juta ton baja pada tahun 2024,7. Australia
Perdana Menteri Anthony Albanes memperkirakan bahwa tarif itu bukan anggota anggota, dan kebijakan tersebut akan merusak penutupan hubungan serikat antara kedua negara.
“Tarif ini benar -benar tidak terduga, tetapi saya perlu menekankan: tarif ini cukup cerdas,” kata Albonez. Thai
Perdana Menteri Thailand Shinovatt mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan “rencana kuat” untuk menyelesaikan tarif 36 persen di AS. Dia juga berharap untuk negosiasi pengurangan tarif, berusaha mengurangi pengaruhnya terhadap Thailand. (AFP/FRL/VWS)