
Jakarta, CNN Indonesia –
Debiba Joey Pelukessy telah melakukan bahwa tim perwakilan Indonesia tampaknya tenang, seimbang dan dimenangkan oleh Bahrain di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (3/25).
Duo 31 -Man dengan Thom Haye ini. Haye adalah permainan metronisme, sementara Pelupessy mempertahankan stabilitas permainan dari gangguan lawan.
Ketika Bahrain ditekan, Pelupessy selalu berada di titik yang tepat. Pengaturan posisi presisi. Oleh karena itu, gerakan lawan terganggu atau menyebabkan kehilangan bola.
Tanpa niat untuk membandingkan kerja sama Haye dan Pelsy, tampaknya lebih kuat dibandingkan dengan Haye dengan Nathan Tjoe. Karakter memainkan keduanya seperti kombinasi seni.
Pelatih Patrick Kluiver memuji Pelaupesy. Menurut kehadiran 48 keluarga Pelupessa ini, lingkungan Indonesia tenang ketika lawan mengancam.
“Saya sudah mengenalnya sejak 2011, sejak FC ke -20. Saya juga mengubah yang dari mana ia segera kembali ke hubungan pertahanan.
Adapun debit, ia mengarah pada kemenangan di stadion utama Bung Karno, Pelukessy tidak ingin memuaskan dengan cepat. Namun, ini dianggap ditingkatkan.
“Apa lagi yang bisa saya katakan? Ini perasaan yang unik, saya pikir dia bermain di Jakarta, bermain di rumah, dia benar -benar ingin bermain di rumah,” katanya setelah pertandingan.
“Kami menang 1-0, jadi kami membuktikan bahwa kami berjuang, bahkan jika kami kehilangan diri di Australia. Kemenangan ini penting karena kami menjawab saolasi yang diberikan Saolasi kepada kami.
(ABS / JAL)