
Jakarta, CNN Indonesia –
Kementerian Keuangan (Kamera) mengalokasikan anggaran untuk RP3.4 Brn untuk Program Kontrol Kesehatan Gratis (PKG) pada tahun 2025.
Menteri Keuangan Suwasil Nazara mengatakan anggaran kesehatan Rp 2,2 miliar (Kemenkees) dan dana pembagian non -fisik (DAK) telah dipisahkan dari APD pada 1,2 triliun Republik Polandia.
“Ada berbagai jenis layanan PKG, yaitu layanan PKG ulang tahun, layanan PKG di sekolah dan layanan PKG rutin untuk wanita hamil.”
Sahasil mengatakan bahwa sampai 6 Maret, 211 orang dilakukan untuk pemeriksaan kesehatan gratis hingga 415. Rinciannya adalah 15.5999 bayi baru lahir, 25.715 anak-anak, 74.415 orang dewasa berusia 18-29 tahun, 112.442 orang dewasa berusia 30-39, 40-59 dan 44.364 orang dewasa selama 44.44.49.
“(Menyebarkan layanan) 8 885 Muskes, 498 Wilayah/Kota dan seluruh provinsi,” katanya.
Pada saat pemerintah, program kontrol kesehatan gratis mulai dilaksanakan di Pasma dan Kesehatan Klinik mulai 10 Februari. Dalam program ini, masyarakat menerima berbagai tes sesuai usia.
Kemampuan untuk memeriksa kesehatan gratis ini mudah. Orang hanya mendaftar dengan aplikasi seluler yang sehat.
Kemudian, pemilik akun akan menerima pemberitahuan tentang tiket medis yang dikirim dalam H -30, D -7, D -1 dan D -Birth.
Kemudian di D -7 sebelum ulang tahun Anda, Anda akan menerima kuesioner kontrol kesehatan yang harus diisi secara mandiri.
Tiket kontrol kesehatan gratis dapat digunakan pada langkah pertama di fasilitas kesehatan, setelah maksimal 30 hari setelah ulang tahun (H +30).
(FBY/AGT)