
Jakarta, CNN Indonesia –
Polisi akan menegakkan pembatasan tiket elektronik atau atal pada penumpang yang melanggar aturan aneh selama aliran penarikan laboratorium pada tahun 2025.
Corllantas Polary menghasilkan tiga skema rekayasa lalu lintas selama aliran kembali: contrado, satu metode, dan bahkan aneh.
Skema aneh juga telah diimplementasikan dalam alat KM47 Jakarta-Scampic SD KM414 Alat Seminaring-Batang dan KM13 SD KM 98 Tenjering Merk Toll Road. Skema ini akan diterapkan mulai Kamis (3/27) dari 14.00.00 hingga Minggu (3/30).
Kepala penegak hukum di Markas Kepolisian Nasional (Dergam) mengatakan kepada wartawan Kamis, “Dakgiria (dan penegakan kriminal aneh) menggunakan etle static.”
Slammet mengatakan partainya bahkan tidak membuat tiket tulisan tangan untuk penjahat aneh. Dia mengatakan bahwa jika ternyata pengemudi telah melakukan pelanggaran lain, tiket berguna baru akan diatur.
“Operasi ini masih berlangsung dengan beberapa pelanggaran karena ini adalah operasi yang ramah manusia,” katanya.
Selain itu, Slammet mengatakan bahwa partainya juga akan mengeluarkan penumpang di jalan -jalan penting jika melanggar aturan aneh.
Dia berkata, “(Pengemudi) tidak akan bermain, tetapi pergi ke jalan -jalan yang tidak menerapkan alat pengukur. Karena pengukur hanya berlaku untuk beberapa jalan (panjang jalan berbeda).”
(Dis/gul)