
Jakarta CNN Indonesia –
Dadan Hindayana, Kantor Nutrisi Nasional (BGN) bertujuan untuk menerima jumlah manfaat makanan gratis (MBG) untuk menjangkau lebih dari 3 juta orang dalam dua minggu ke depan.
Sampai sekarang, ia mengatakan bahwa ada 726 unit layanan nutrisi (SPPG), yang memberikan lebih dari 2,5 juta manfaat dan siap untuk memeriksa 300 SPPG untuk memperluas cakupan layanan.
“Sekarang ada 726 SPPG, yang melayani lebih dari 2 juta, 2,50 juta data sebelumnya dan kami bersiap untuk memeriksa lebih dari 300 (SPPG). Oleh karena itu, lebih dari dua minggu, kami menerima lebih dari 3 juta manfaat di seluruh Indonesia,” kata Dadan di Kementerian Makanan dan Makanan.
Dadan menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan 3 juta tunjangan dan pemerintah telah mengalokasikan RP RP sekitar sebulan.
Jika program ini terus tumbuh, jumlah manfaat diperkirakan akan meningkat menjadi 82,9 juta orang pada tahun 2025, yang berarti bahwa persyaratan anggaran akan meningkat secara signifikan.
“Kami telah merencanakan anggaran sekitar 1 triliun rp per bulan jika dipercepat kemudian dan melayani 82,9 juta (manfaat) pada tahun 2025. Kami membutuhkan 25 triliun rps per bulan, tetapi kemudian pada bulan November, November, November
Biasanya, Dadan akan mengevaluasi bahwa program MBG bekerja dengan lancar. Dia mengatakan bahwa SPPG, yang telah bekerja selama lebih dari empat minggu, menunjukkan efisiensi operasi program.
Oleh karena itu, ia mendorong semua SPPG untuk lebih transparan dengan menambahkan kegiatan sehari -hari mereka di media sosial sebagai salah satu pengawasan umum.
“Alhamdulillah cenderung mulus, mereka yang telah melakukannya selama lebih dari empat minggu sudah akrab dan hampir tidak ada masalah,” kata Dadan.
“Dan sekarang kami meminta semua SPPG untuk mempersiapkan media sosial, Instagram, Facebook untuk mengunggah semua yang dimasak pada hari itu ke media sosial, yang merupakan bagian dari perawatan bersama,” tambahnya.
Menanggapi dampak yang mungkin terjadi dari produk dasar dalam program MBG Dadan, ini dapat meningkatkan biaya operasi.
Karena itu, ia mengatakan bahwa pemerintah akan memperlakukan rantai pasokan untuk melanjutkan proyek sesuai rencana.
“Harganya pasti, karena setelah itu, biayanya pasti akan naik. Itulah alasan untuk menjamin rantai pasokan,” katanya.
Untuk memprediksi pertumbuhan permintaan pangan, pemerintah telah merencanakan dengan hati -hati sejak Agustus 2025, target alamat MBG telah ditetapkan untuk 6 juta sebelum melompat banyak pada akhir tahun.
“Terutama pada bulan Desember, permintaan akan tinggi, seperti sebelumnya, jika saya memiliki 82,9 juta pada November 82 juta, telur atau 5 juta ton. Di mana pasokan akan berada saat ini? Tetapi kemudian, ketika tuntutan ini, tentu saja, mereka akan menjadi rantai pasokan khusus.”
Dadan juga membantu memastikan bahwa distribusi makanan terjadi setiap hari untuk siswa. Untuk wanita hamil, perawat dan remaja, mereka mengirim makanan ke rumah setiap dua hari.
“Tidak, mereka mendapatkan setiap hari setiap hari. Setiap hari, wanita hamil, perawat dan anak kecil melakukan setiap dua hari,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa mekanisme distribusi makanan wanita hamil dan anak -anak beroperasi di antara panggung. Semua penjualan akan dilakukan dalam kehidupan sehari -hari manfaat.
“Jika Posyandu bisa sebulan sekali tetapi kami perlu menentukan makanan setiap dua hari. Pada hari Senin, kami mengirim Delarver pada hari Selasa Rabu untuk membawa makanan pada hari Kamis dan kembali mencari makanan pada waktu yang sama pada hari Jumat, Sabtu,” jelasnya.
(Del/agt)