
Jakarta, CNN Indonesia –
Komite Pemusnahan dalam Korupsi (KPK) menyimpulkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh empat tersangka dalam kasus korupsi yang diduga tentang pembelian barang atau jasa di pemerintah kota Simrang 2023-2024, dan tuduhan dasar dari masalah pajak dan pengembalian regional kota tersebut
Para tersangka adalah mantan walikota Semarang, Hyferita Ghannaryte, julukan Ita; Mantan kepala provinsi Tengah DPRD Alwin Basri; Pt Chimarder77 dan Pt Rama menggugat Mandiri serta kepala kota Semarang Martono Gapensi; Direktur Presiden Pt Deka Sari Perkasa Rachmat Utama Djangkar.
“Pada hari ini, delegasi para tersangka dan bukti (tahap 2) diimplementasikan dari penyelidik ke jaksa penuntut umum.”
Dugaan masalah korupsi terkait dengan pembelian barang dan jasa dalam bentuk jadwal fakta sekolah dasar di kantor Semarang City Educe 2023; Acara dalam proyek pengangkatan langsung di tingkat provinsi TA 2023; Dan permintaan uang ke Badan Pendapatan Regional Semarang (Babanda).
Dalam proses pemeriksaan, penyelidik KPK memeriksa banyak saksi. Selain itu, setidaknya 10 rumah dan 46 kantor dan organisasi peralatan regional dilucuti untuk menemukan bukti.
KPK menjamin sejumlah bukti mulai dari dokumen APBD 2023-2024, dan membeli dokumen di setiap kantor, bahkan Asosiasi Rucera dan komunitas Euro. (Ryn/tsa)