
Jakarta, CNN Indonesia –
Ukraina mengatakan Rusia menyerang wilayah Kryvyi Rih pada hari Jumat (4/4) di domestik dan menewaskan 19 orang.
Laporan Reuters, seorang otoritas lokal mengatakan mereka yang meninggal karena serangan itu adalah sembilan anak.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bertujuan untuk pertemuan militer di sana. Tentara Ukraina mengutuk pernyataan Rusia sebagai konsep yang salah.
Gubernur setempat, Serhiy Lysak, menulis dalam permintaan pesan telegraf agar rudal itu menghantam daerah perumahan, menewaskan 18 orang, menyebabkan kebakaran.
“Lalu pesawat Rusia Wester menyerang rumah itu dan membunuh seorang pria,” perwira tentara kota itu Oleksandr Vilkul.
Foto -foto dari internet menunjukkan tubuh kematian dan lesi tergeletak di jalan, sementara asap abu -abu naik di langit.
Kementerian Pertahanan Rusia di Telegraph mengatakan “serangan tinggi” berfokus pada “Komandan Barat dan Pertemuan Komandan Utama” di restoran.
“Sebagai akibat dari serangan itu, hilangnya musuh telah mencapai 85 tentara asing dan otoritas nasional dan hingga 20 kendaraan,” kata kementerian melalui telegraf.
Seorang petugas penyelamat akan bekerja keras sepanjang malam dengan senter di Kryvyi Rih, menggerakkan kendaraan yang rusak, jendela yang rusak dan celah.
Warga membawa banyak kertas aluminium dan kayu untuk memperbaiki perumahan darurat, menggunakan ponsel mereka untuk cahaya, beberapa orang mendaftar di pusat bantuan.
“Ada anak -anak yang meninggal di sana, orang tua yang menangis, itu buruk,” kata warga, Yulia.
Serangan terhadap kota Presiden Volodymyr Zelenskiy adalah salah satu serangan utama yang diluncurkan bersama dengan invasi besar Ukraina oleh Kremlin pada Februari 2022.
Setidaknya 50 orang telah dilaporkan luka. Lysak mengatakan lebih dari 30 orang, bersama dengan anak ketiga, dirawat di rumah sakit.
(Yo/end)