
Jakarta, CNN Indonesia –
Seling Messengers for Law, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Republik, hasil Damin di Paris, Kamis (27/3).
Menteri membahas banyak hal yang berasal dari kerja sama Amerika Serikat Holding Indonesia oleh Pusat Internasional Navayo.
Pengadilan Prancis memperkenalkan adopsi Republik Indonesia dalam argumen Paris dengan Navyo International. Kasus ini telah meninggalkan pembelaan terdakwa (Satkomhan) pada tahun 2015, di mana Indonehan (Keman) tidak memperhitungkan perjanjian Anda sebagai salah satu perusahaan operasi.
Pada pertemuan itu, Ysril mengklaim bahwa pemerintah Kere menghormati keputusan pengadilan Prancis. Namun demikian, Anda menekankan kekhawatiran tentang instruksi yang telah Anda ajukan.
“Kami khawatir tentang keputusan ini karena pengadilan ini tentang beban jelek pemerintah tanpa pemerintah dalam studi Anda pada hari Kamis (3/27).
Menurut Ysril, ini bertentangan dengan proses pengadilan internasional di mana semua kasus yang diakumulasi harus diberikan kesempatan untuk memberikan informasi sebelum membuat keputusan.
“Atas dasar ini, ini menimbulkan pertanyaan besar tentang keandalan pengadilan Prancis dalam menangani permintaan Navayo Aditota.” Anda mengatakan itu.
Selain itu, Yusril juga bersikeras bahwa Anda mendapatkan karakteristik pengusaha, bahwa Anda harus dilindungi oleh Wina.
“Para penguasa negara di negara ini diekspor
Jawaban atas penyesalan disajikan oleh orang Indonesia, pihak Prancis menjelaskan bahwa semua informasi tentang aset asing yang unik di Kerajaan Kebangsaan asli.
Pengadilan juga memberikan kesempatan bagi pemerintah Attoni untuk membeli keputusan, dan indikator ditetapkan untuk Mei.
“Kami akan mengambil kesempatan ini untuk mengajukan keberatan, oposisi, dan bersatu kembali bahwa pengadilan dapat mempertimbangkan keputusan dan membatalkan resolusi yang telah Anda terima,” Ysril.
Kerajaan Indonesia memilih pengacara Prancis untuk menyelesaikan masalah perampokan untuk menghadapi penelitian ini. Selain itu, Komenko Kummham dan jawabannya khas untuk memberikan informasi pencarian.
Pada kesempatan yang sama, Ysril juga mengatakan bahwa pemerintah Antonsi telah mengizinkan langkah -langkah hukum di negara ini terkait dengan Navyo Internayo. Dia mengatakan dia memiliki koordinasi dengan kantor umum untuk mengambil penipuan dalam kontrak antara Niro dan Layanan Keamanan Indonesia.
“Tuduhan Yeguduga, yang mengklaim telah menguji Guapore Gusgope, tetapi langkah -langkah kriminal juga harus memajukan masalah ini,” jelasnya.
Selain membahas argumen Navyo, dua anak di bawah umur juga mendefinisikan nomor dalam perjanjian, pertukaran dan transfer tahanan (MPA) antara kedua negara. (Bluq / BAC)