
Jakarta, CNN Indonesia –
Koordinasi Menteri untuk Divisi Makanan Zulkifli Hasan (Zulhas) menderita tempat banjir yang terkena dampak di vila Jatirasa Bekasi, serta TPST (tempat pengelolaan limbah terintegrasi) Bantar Gebang, Rabu (19/3).
Kunjungan itu diadakan dengan Gubernur DKI Jakarta, Menteri Koordinasi untuk PMK Pratikno, Kepala Sekretaris Jenderal BNPB Suarachanto dan Menteri Lingkungan Hanif Faisol Nurofiq.
Zulhas menjelaskan bahwa kunjungan itu adalah mengembangkan strategi untuk secara permanen memecahkan masalah banjir.
“Tentu saja, setelah itu, kami ingin mengoordinasikan cara menyelesaikan masalah secara permanen, sehingga tidak pendek dan panjang,” kata Zulhas.
“Dan kemudian, para ibu, tentu saja kami akan mengoordinasikan pusat, kota, provinsi untuk mengelola masalah (menangani) (banjir) di sini. Kami datang ke sini untuk melihat untuk pertama kalinya dan, tentu saja, kami merasa khawatir,” lanjutnya di depan penduduk.
Menurut Zulhas, perlu untuk berkoordinasi antara regein, provinsi dan pusat dan persimpangan kementerian, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Hutan, Kementerian ATR/BPN.
Pada kesempatan yang sama, Zulha juga menawarkan bantuan dalam bentuk sarung, dan penduduk Mukena yang terkena dampak banjir dari Villa Jatirasa Bekasi untuk terus membuat ibadat yang nyaman dan aman.
Zulhas mengatakan bahwa juga, kebutuhan makan yang bergizi juga akan ditawarkan kepada para korban banjir untuk menderita kegiatan yang lebih produktif dan optimal.
“Kita harus memastikan bahwa penduduk yang terkena dampak banjir memiliki akses ke makanan dan gudang sudah cukup dan bergizi,” Zulhas menyimpulkan. (Rea/rir)