
Jakarta, CNN Indonesia –
Calon Gubernur Sumut (Sumut) Nomor Urut 1 Bobby Nasution dan Calon Wakil Gubernur Sumut (Urut 2) Hasan Basri Sagala Saling Serang Karena Diduga Curang Penyelenggara Negara 2024 di Sumut . pemilihan daerah.
Hal itu terjadi saat Bobby dan Hasan mengikuti debat final Pilgub Sumut 2024 pada Rabu malam (13/11).
Bobby menjelaskan, seorang pimpinan Kementerian Agama mendatangi timnya untuk melaporkan bahwa dirinya didaulat menjadi salah satu dari dua calon yang diusung Kementerian Agama untuk jabatan Gubernur Sumut.
“Pak Hasan, yang saya maksud adalah gadis-gadis itu. Kami juga mendapat kunjungan dari tim kami, Kepala Kantor Agama, Pak. Dia datang sambil menangis Pak, karena diminta mengangkat salah satu dari dua calon Kementerian Agama. “Katanya Pak,” kata Bobby.
Hasan membantah pernyataan Bobby karena tidak ada bukti kuat. Hasan sebenarnya mengatakan ada video yang menunjukkan para pemimpin desa di Tapanuli Selatan (Tapsel) dilecehkan karena mendukung beberapa calon gubernur.
Katakanlah di Tapsel. Di sana ada kepala desa yang juga diintimidasi untuk membuat video dukungan terhadap salah satu pasangan calon,” kata Hasan.
Bagi Hasan, kondisi seperti itu tidak kondusif bagi penguatan demokrasi di Sumut. Untuk menciptakan lingkungan demokrasi yang baik, hal itu harus dimulai dari para pemimpin.
“Kita tidak mengajarkan masyarakat untuk demokratis, tapi kita tidak melestarikan nilai-nilai demokrasi,” kata Hasan.
Surya, calon wakil gubernur nomor urut 1, membantah dirinya dan Bobby meyakinkan para pemimpin desa untuk memilihnya. Ia bahkan mengajak Hasan memutar video tersebut.
“Jika seorang pejabat ingin memilih kami, apakah kami akan menghentikannya? Penting bagi kita untuk tidak memaksakan syarat apa pun. Lanjutkan saja karena dia punya hak pilih politik,” kata Surya. (rzr/fra)