
Jakarta, CNN Indonesia —
Memasukkan Pratama Arhan masih menjadi cara efektif Timnas Indonesia mencetak gol.
Bukti lemparan Arhan begitu efektif kembali terlihat pada laga Timnas Indonesia melawan Myanmar. Pesepakbola FC Suwon mengawali proses mencetak satu-satunya gol kemenangan Merah Putih pada laga pertama babak penyisihan grup Piala AFF 2024.
Arhan yang bermain di sisi kanan melepaskan tembakan ke depan gawang Myanmar tempat Kadek Arel Priyatna berdiri. Bek tengah timnas Indonesia itu dikepung tiga pemain asal Myanmar.
Niat para pesepakbola Myanmar untuk mempertahankan bola ternyata tidak sesuai dengan keinginan mereka. Kulit bulat itu sebenarnya berada di dekat kaki Kadek Arel yang kemudian mengarahkannya ke Asnavi. Tak terkendali, Asnavi kemudian melepaskan tembakan kaki kanan yang membentur tiang dan kemudian menaklukkan kiper Zin Nii Nii Aung.
Arhan mencoba mengancam gawang lawan lewat umpan silang di babak pertama, namun percobaannya baru membuahkan hasil pada menit ke-77.
Beberapa tahun terakhir, dribbling Arhan menjadi salah satu cara yang juga menjadi ciri khas timnas Indonesia, termasuk di level kualifikasi Piala Asia dan Piala Dunia.
Umpan terobosan Arhan cukup efektif mengganggu koordinasi pemain lawan dan menciptakan situasi kisruh di gawang.
Arhan menjadi starter dalam pertandingan Myanmar melawan Indonesia. Berbeda dengan sebelumnya, Shin Tae menempatkan Jong Archan di posisi gelandang kanan. Meski eks pemain PSIS Semarang itu dikenal berposisi sebagai bek kiri.
Pada laga melawan Myanmar, tak hanya Arhan yang digantikan. Ada pula Alfrijanto Nico dan Asnavi Mangkualam yang dirangkai berbeda dari biasanya.
(Tidak/Rabu)