
Jakarta, CNN Indonesia –
KPK menyelidiki Wakil Ketua Komite Penasihat Demokrat Rachland Nashidik sebagai saksi yang diduga memenangkan Sekretaris Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan dalam kasus Perusahaan Manajemen Mahkamah Agung (MA).
Juru bicara KPK Tessa Mardhika Sugiarto menjelaskan bahwa Rachland melakukan penyelidikan dengan dua saksi lainnya, yaitu Ombudsman Tumpal Simanjuntak karyawan dan pengusaha Kuntomo Jenawi.
“Investigasi dilakukan di KPK Red and White Building,” kata Tessa dalam sebuah pernyataan tertulis pada hari Kamis (10/24).
Setelah penyelidikan, Rachland mengakui bahwa penyelidik KPK bertanya tentang kasus dekorasi Hasbi Hasan. Dia mengklaim telah mengklarifikasi hubungannya dengan Menas Erwin Djohansyah, melayani sebagai direktur pelaksana PT Wahana Adyawarna, yang menjadi tersangka.
Dia membantah bahwa dia telah menerima aliran uang Erwin untuk masalah ini. Dia mengklaim hubungannya dengan Erwin terbatas pada mantan rekan kerja di sebuah perusahaan.
“Tidak ada. Saya baru saja mengklarifikasi orang -orang yang saya kenal, Erwin, semua jenis orang,” kata Rachland Kamis di gedung KPK Red dan White di Jakarta.
Dalam hal ini, Erwin diduga tinggal di Hasbi Hasan di kediamannya di Fraser dari 5 April hingga 5 Juli 2021., Jumlah fasilitas penyewaan kamar adalah 501 jenis apartemen, senilai Rs 120.100.000.
Penentuan fasilitas tersebut diduga terkait dengan manajemen kasus -kasus yang ditangani oleh Mahkamah Agung, merujuk pada tuduhan terkait dengan penerimaan kepuasan Hasbi Hasan dari Januari 2021 hingga Februari 2022.
Sebelumnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta (PT) memperkuat putusan Hassan yang diberlakukan oleh hakim Pengadilan Korup Jakarta.
Hasbi dijatuhi hukuman enam tahun penjara, didenda Rs 1,1 miliar dalam waktu enam bulan dan dijatuhi hukuman biaya penggantian sebesar Rs 3,8 miliar dalam satu tahun.
Hasbi Hasan kemudian mengajukan banding selama enam tahun penjara. Dikenal dari Sistem Informasi Pencarian Kasus (SIPP) dari Pengadilan Distrik Jakarta Tengah (PN). (TSA/MAB)