
Jakarta, CNN Indonesia –
Metro PDRDE adalah manajemen pengumuman untuk mendistribusikan polisi Metro Metro Jakarta.
Propam Palda Metro Jaya Comiserer Radjo Alfiadi Harakap mengatakan empat polisi didirikan dalam kasus Case dan sebuah tempat khusus (Patsus).
Tercanggar, empat petugas polisi, AKBP Gogo Galesung (Kasat Resckrim Metro Jakarta), Z (presiden Resmob Satrerskrimin Metro Jakarta) dan ND (Presiden Jakro Jakro Jakarta Jakarta.
“Untuk mereka yang relevan dan tiga lainnya telah ditransfer dari posisi mereka dan dikirim ke layanan propam PMJ,” Radjodi Pdro Metro, Rabu (1/29).
Bantoro Bantoro Bantoro telah melayani metro metro metro Kasreskrimkim. Burnah telah membuka pembunuhan pembunuhan Arif Nugroho (S) Alias Bastian dan Muhammad Batang Hartanto.
Jika Gogo Galesung sebagai Kasatisfactorim sebagai Kasatreskrrimorim Polisi Afrika Selatan, bukan AKBP Bintone pada pertengahan -2024.
Atas dasar pencarian sumber yang berbeda, awal 2025 GOGO ditransfer 2 Dittreskrimum Pdada Metro Jaya.
Radjo mengatakan dia membuka penyelidikan terhadap oposisi Bontoro dan teman -temannya.
“Kalau tidak, Propam akan menyelesaikan proses survei, dan saya akan segera memeriksa orang tersebut, dan kami telah menjelaskan para korban dari kejadian ini,” katanya.
Radilo telah berjanji untuk diberi tahu. Dia menyatakan bahwa dia akan memanggil banyak saksi lain untuk menyelesaikan bukti yang telah dilakukan.
Acara massa ini dimulai dalam posisi untuk berbicara dengan pembunuhan dan kekerasan terhadap dua pemuda, dengan AKBP yang terbakar, dengan orang -orang di selatan Jakarta. Dua korban adalah N dan X Young pertama.
Keduanya diberikan untuk meningkatkan narkoba. Mereka juga dikenal setelah pelecehan dan kematian.
Kasus ini didaftarkan oleh Polisi Selatan Jakarta dan LP / B / 1181 / SPUKT / SPUKT / Shunta Metro dan LP / 1179 / Jakarta Metro / Jakarta Metro.
AKBP diselidiki sebagai Kasat Reskrim Metro Jakarta Selatan pada waktu itu. Tetapi kisah virtual itu mengatakan kotak AKBP karena dia tahu bahwa salah satu tersangka bekerja dengan sebuah perusahaan di bidang kesehatan.
Bintoro membantah kecurigaan RP20 miliar dalam kasus pembunuhan itu.
“Perawatan Anas menolak dan informasi saya tentang orang yang telah berubah menjadi orang tersebut. Faktanya, dia putus,” Binroro. (Isn / istra)