
Sleman, CNN Indonesia –
Sleman, wilayah DIY DIY, telah mulai mengalami peningkatan menjadi dua hingga tiga kali, pada hari Jumat (3/28) pada sore hari setelah rilis Tamanmartani, Kalasani.
Pertunjukan ini adalah Unit Harga Prambanan-Tamanmartani Yogyarta-Tamanmartani, yang merupakan jalan satu arah fungsional dari tahun 2025. 24 Maret untuk mendukung aliran rumah Lebaran tahun ini.
Menurut pengamatan, volume kendaraan yang timbul dari masalah tol Tamanmartani dan banyak ke bagian arteri, jalur LPMP jauh lebih banyak daripada hari pertama. Seri kendaraan juga diamati lebih lama.
“Faktanya, apa yang terlihat pada rilis tol Tamanmartani terjadi secara signifikan dibandingkan dengan hari -hari sebelumnya, terutama cuaca kurang mendukung, hujan lebat, jadi agak menghambat menjalankan kendaraan di bagian arteri,” kata Kasubdit Kamsel DIY. “
Rachmat Jesiman mengatakan “Pt Pt Jasamarga Jogja-Soli” (JMJ) mengatakan peningkatan aliran kendaraan diamati pagi ini melalui tol DIY Tamanmartani.
Selama periode pelacakan 09.00 hingga 10 malam WIB sebelumnya dipantau hingga 520 unit per jam. Jumlah ini jauh lebih tinggi daripada pada hari pertama pembukaan tol Tamanmartani, yang hanya mencapai 150 kendaraan per jam.
“(Pembaruan) dua kali atau tiga kali,” kata Jesiman dia mengeluarkan tol Tamanmartani.
Hanya Jesiman yang mengatakan volume kendaraan berkurang relatif terlambat di sore hari. Sampai sekarang, ramalan, ujung aliran rumah di tol Tamanmartani, berlangsung hari ini dan besok, Sabtu (29/3).
Di satu sisi, Jesiman juga meyakinkan bahwa jumlah 520 kendaraan per jam masih cukup jauh dari biaya Tamanmartani dari 800 kendaraan per jam.
Menurut pengamatan intelektual CCTV dari Distrik Prov dan Sleman, hari ini mulai pukul 15:00 dengan total 4.078 kendaraan telah memasuki DIY, menghabiskan harga Tamanmartani.
“Kami memprediksi bagian paling atas Tamanmart sekitar 4-5. Tetapi jika ada kepadatan fungsional, kami akan menutup dan menunjukkan Prabanan,” kata Jesiman.
Selain itu, Jasa Marga mendekati setiap pelancong atau pengemudi untuk berhati-hati ketika melintasi bagian Yogyakarta-Solo Prambanan-Tamanmartani, yang statusnya masih beroperasi.
Pengemudi diharapkan mengikuti langit -langit 40 kilometer per jam dan perhatian akan diberikan pada tanda atau instruksi petugas. Juga, ketika curah hujan yang penasaran seperti hari ini.
(Ugo / kum / ugo)