
Jakarta, CNN Indonesia –
Kementerian Sosial (Kementerian Sosial) bersama dengan Kementerian Depan dan Peraturan (Kemenpc) dan BPS, yang diprioritaskan prioritas prioritas prioritas, yang merujuk pada satu-satunya data sosial-ekonomi (DTSEN).
Menteri Urusan Sosial (Menteri Menteri Sosial) menjelaskan Saul’s Yusuf sebagai data dan program telah ditutup sebelumnya.
“Lalu Ara (Maruharstly Sirait) juga memiliki program yang sejalan dengan kami (Kementerian Sosial),” Gus Ipul di Kantor Kementerian Perumahan dan Kementerian Perumahan, Jak Acarta, Senin (3/17).
Program Kementerian Kementerian Kementerian, yang sejalan dengan Kementerian Sosial, Swadaya House Stimulus (BSPS). Program pengiriman rumah tangga memiliki hubungan dekat dengan Kementerian Sosial dan Diten.
“Kami sangat bersyukur melihat perencanaan itu dan bertemu dengan program ini. Ini membuat pemasaran kami daripada data sebelumnya,” katanya.
Gus Ipul kemudian memastikan bahwa data kemiskinan DTSEN lebih jelas dimulai dengan 1,2,3 decille, dll. Untuk membayar tautan.
Ini disepakati oleh kepala BPS Amalia Adininingar, yang menjelaskan penilaian Dessil di Denzen. Jika Desil 1 berisi data tentang warga negara yang sangat miskin dengan pendapatan di bawah RP. 400 ribu desil 2 dalam pendapatan di bawah 600 ribu rp, kemudian desil dari 3 hingga 900 ribu rp.
“Mulai sekarang, standar setiap dekolusi berbeda dari masing -masing negara,” kata Amalia.
Meskipun prioritas mitigasi kemiskinan, Gus Ipul menjelaskannya di Desil 1, Desil 2 եւ Desil 3, termasuk keluarga yang tidak aman yang perlu didukung dan difasilitasi.
“Penekanannya adalah pada orang yang sangat miskin, maka orang miskin, orang miskin rentan,” katanya.
Gus Ipul mengatakan akurasi data sangat penting untuk efektivitas program. Meskipun Dejen dinamis, karena ada orang yang meninggal setiap hari dan pindah ke kediaman, masih ada mekanisme pembaruan data.
“Jadi, kemudian BPS akan mengambil data setiap tiga bulan. Kami berharap data yang kami miliki akan tetap akurat,” kata Gus IPUL.
Ditambahkan, DTSEN saat ini dalam tes seleksi. Tahap ini bertujuan untuk menyelesaikan sesegera mungkin sehingga pada kuartal kedua, perhitungan digunakan dalam distribusi bantuan sosial.
Menteri PKP Maruar Syriate menanggapi penjelasan ini dan mengumumkan bahwa ia akan mempertahankan Dosten ketika menerapkan program dukungan bantuan. Dia menjelaskan bahwa program ini berfokus pada orang miskin yang ekstrem, miskin dan tidak aman sedang mencari kualitas rumah yang memenuhi persyaratan kesehatan, kebersihan, air bersih dan bangunan. (Rea / rir)