
Jakarta, CNN Indonesia –
Pada Januari 2025, total 16 orang asing (orang asing) ditangkap oleh kursi polisi nasional untuk jaringan sindikat narkoba internasional.
Orang asing memiliki warga negara yang berbeda dari Amerika Serikat, Jerman, Turki, Australia, Lithuania, Inggris Raya, India dan Malaysia, kata Cabareshrim Bolri Komjen Wihu Vihu Vihu.
Dia menjelaskan bahwa lusinan orang asing ditemukan menerima dan menjual obat -obatan terlarang di Indonesia. Beberapa dari mereka memiliki sindikat di Indonesia, katanya.
“16 orang asing telah diungkapkan dari berbagai hal,” katanya pada konferensi pers.
Selain itu, Wahu mengatakan keempat orang asing yang disita menjadi bagian dari jaringan internasional jaringan Freda Pradama kedua.
Dia menjelaskan, “Jadi, jaringan yang telah kami ungkapkan dalam jaringan utama Freda selama dua bulan. 4 orang asing dan 3 warga negara.”
Wahu mengatakan bahwa sebagian besar orang asing memerankan penumpang atau wisatawan dengan harapan bandara akan menipu pihak berwenang di bandara. Adapun tempat dia ditangkap, dia mengatakan dia dilakukan di banyak kota seperti Bali dan Zakart.
“Ada empat orang asing dari Malaysia. Mereka segera dibawa dari Malaysia sehingga mereka akhirnya bisa menangkap mereka. Orang asing lainnya di Bali berasal dari Jakarta,” katanya.
“Sebenarnya, ada orang yang telah menjadi wisatawan, tetapi ada orang yang datang ke sini sebagai bagian dari sindikat. Sekarang kita harus menyingkirkannya,” tambahnya.
Selain itu, ia mengakui bahwa partainya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi, Budaya dan Kebiasaan untuk memperketat keamanan di pintu masuk Indonesia.
“Harapan kami adalah, tentu saja, kami bekerja dengan teman dan teman. Kami tidak dapat menyelesaikannya dengan penjara, kami tidak dapat menyelesaikannya. Tidak penting bagi yang hebat.
(TFQ/DAL)