
Jakarta, CNN Indonesia –
Lima orang di pesawat yang terdaftar di Kenya tewas setelah kecelakaan di dekat Mongaddishu, terdengar hari Sabtu.
Laporan pertama ditampilkan ketika pengiriman pesawat kembali dari wilayah kota Dhaa Hiba Hibiir setelah jatuhnya bagian Afrika.
Otoritas Sekolah Tari Pengawas (SCA), dalam sebuah pernyataan Minggu (3/23), memverifikasi pesawat yang terjadi.
Pesawat yang dipengaruhi oleh kecelakaan kerbau DHC-5D, dan tes seri nomor 109 dan 5Y-RBA. Pesawat itu dilanda gaji dari Kenya. Menurut SCAA, pesawat itu dilakukan oleh TV Witing TTD.
“Apakah lima orang di (POB), yang meninggal semua orang meninggal. Penerbangan keluar dari Darth (HCDB)
“Pikiran dan kota kita terpengaruh oleh mereka,” lanjutnya.
Masyarakat mengatakan bahwa agen pemerintah bersama dengan perusahaan bersama dengan itu sudah lama dirancang untuk mencari dan menabung. Laporan awal pada hari Sabtu (22/3) menunjukkan bahwa 4 kewarganegaraan Kenya ada di pesawat.
Bandara mengatakan itu ditemukan pada hari Sabtu, sementara gambar, tetapi beberapa masalah dikatakan, bahkan di aluminium.
Skien mengatakan mereka memberikan beberapa informasi tentang pewawancara segera setelah mereka adalah studi umum. (Wow)