Yakarta, CNN Indonesia –
Selama ziarah, selama ziarah berat yang diselenggarakan oleh para ilmuwan, ada beberapa praktik Sunni untuk menyetujui hukum dan hukum Islam.
Ziarah kuburan adalah bagian dari pengajaran Islam, yang bukan hanya martabat bagi orang mati, tetapi juga sebagai pengingat bagi mereka yang masih hidup untuk mati dan di masa depan.
Dalam perdagangan sekarang, situs tersebut, pada hari -hari pertama Islam, utusan Allah (bisa damai) dilarang mempraktikkan ziarah. Tapi kemudian larangannya adalah manukh atau menjadi tindakan yang diizinkan dilakukan.
“Saya dulu melarang Anda pergi ke kuburan, tetapi (sekarang) Anda berkunjung, benar -benar ziarah dapat mengekspresikan hati Anda, mengikat Anda, mengingatkan Anda tentang masa depan dan tidak mengatakan buruk (selama ziarah)” (Hr. Hakim).
Dalam beberapa sumber, praktik ziarah yang serius ini diajarkan oleh duta besar Allah (itu bisa menjadi damai baginya), dan ditransmisikan kepada rakyatnya melalui beberapa hadit dan instruksi para ilmuwan.
Ini adalah beberapa praktik Sunnah selama ziarah makam yang dilakukan para ilmuwan untuk dilakukan oleh para ilmuwan. Menyapa penghuni kuburan
Setelah memasuki situs pemakaman, disarankan untuk berterima kasih kepada utusan Allah.
Assalâm’alaikum dra qauin mu’minin wa attkum m di tu’adunn ghadan mu’ajjalu, wa inn in insyy-shakum bikum lāhiqūn.
Artinya: “Asalamu ‘, jika membersihkan tempat -tempat. Sudah datang kepada Anda untuk janji Tuhan yang menunda besok, dan kami, Inshalah, kami akan mengikuti Anda.” Baca ayat al-Fatihah dan Alquran
Para ilmuwan mendorong bacaan dengan mendaftarkan huruf al-Fatihah dan ayat-ayat Al-Qur’an lainnya seperti Al -ikhlas, Al-Falaq dan An-Mn.
Bacaan ini dipahami sebagai hadiah untuk kuburan. Imam Nawawi mengumumkan bahwa membaca Al -Qur’an di kuburan adalah praktik yang baik dan hadiahnya dapat mencapai kuburan.
3. Berdoa untuk kuburan
Setelah membaca salam dan al-fatihaha, utusan Allah (bisa jadi damai) terus bertanya, “Oh, Allah, maafkan mereka yang mengedipkan mata di Baqi.”
Doa ini dapat digantikan dengan pengampunan dengan kuburan.
Assalories juga ahlid diyâr minial mu’minīna wal muslim yarhamukumulla-mistaqdimīn minkum wa minnama wal musta’khirîn, bikum wa wa inn ™ lāhiqun.
Artinya: “Asalamb’alaikum, oh, orang -orang percaya dan Muslim yang tinggal di kuburan. Karena Allah dapat memberikan belas kasihan kepada mereka yang ada di hadapan Anda dan yang akan mengikuti Anda dan [yang akan melanjutkan dan mengikuti. Lee Tahlil dan berpikir
Berikut ini dapat membaca Tahlill (Ilaha illallah) dan pemikiran lainnya, seperti akun, tahmid dan tujuan.
Ilmuwan Ahussunnah Wal Jamaah mengatakan praktik ini dapat menguntungkan kuburan.
5. Duduk di kuburan ziarah
Terkadang seseorang mencari tempat untuk berdoa melalui kuburan saat bepergian. Ini dilarang dalam Islam.
Karena menghormati tubuh tubuh sama dengan menghormati pria yang masih hidup. Karena itu, dilarang duduk selama ziarah yang hebat.
Magnet An-Nawai Shahīh dalam kurikulum Muslim mengatakan:
Artinya: “Ilmuwan kita (syi’iyah) mengatakan bahwa hukum makam (pengembangan) adalah macruh, duduk di kuburan adalah ilegal, serta membungkuk dan fokus pada makam”
Ini adalah praktik Sunn dalam ziarah makam yang diselenggarakan oleh para ilmuwan berdasarkan ajaran utusan Allah (bisa jadi damai), yang perlu diketahui umat Islam. (AVD/FEF)