Jakarta, CNN Indonesia –
Ferry Myadadi berbagi waktu dalam waktu dan keadaan setelah dia jatuh ke kamar mandi. Dia menjelaskan bahwa insiden itu dimulai ketika perahu sedang mandi dan berada di sekitar tubuh.
Pemain dan upacara diuji di rumah sakit dan menemukan Lubal 4 dan sendi lbar setelah tulang itu karena tabrakan.
“Saya mandi, saya sudah menggunakan sampo, sabun di mana saya ingin melewatkan [turun] dan menyerang sesuatu.
“Setelah pengujian, Lhambar 4 dan Lumbar 5 diintegrasikan. Ya, rusak atau diungkapkan oleh tabrakan,” ia dipecat pada hari Minggu (29/6).
Dokter kemudian menjelaskan bahwa ada area umum peradangan atau pembengkakan. Situasi menyebabkan perahu dirangsang, terutama yang membutuhkan pergerakan tulang belakang.
Namun demikian, kapal itu yakin bahwa tidak ada perawatan yang harus diurus. Anda hanya perlu pergi ke rumah sakit ke rumah sakit sambil mencari perkembangan tubuhnya.
“Ya, ada pembengkakan atau peradangan itu sendiri.
“Dokter selalu menunjukkan bahwa itu seperti itu. Tidak ada yang khawatir, tetapi harus ada istirahat di tempat tidur,” kata Ferry.
Namun, Ferry akhirnya menemukan tindakan perawatan karena cederanya mengganggu. Dia menerima rekomendasi untuk menangani posisinya.
Dia tidak menjelaskan operasi secara rinci, tetapi mengkonfirmasi bahwa tindakan itu memakan waktu lama. Ferry juga mengakui bahwa dia tidak bisa bersandar pada rasa sakit Genica karena rasa sakit.
“Mungkin ada tindakan yang lebih solid terhadap penyakit saya, yang mengharuskan saya menderita untuk masa depan,” katanya.
“Selama Anda diberi obat penghilang rasa sakit ini. Oleh karena itu, tindakan yang sangat kuat akan sangat kuat, anak -anak dapat bermain dengan kuat tanpa keluhan di tempat yang sama,” lanjut kapal itu.
(Frl / ed)